Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Apresiasi Pergeseran Dokter, Dewan Sebut Warga Ulu Masyarakat Tanjabbar Juga

KUALATUNGKAL,Lj- Pasca pemindahan dua dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arif Kualatungkal ke RSD Surya Khairuddin Merlung, terus menyisakan pro kontra di kalangan Masyarakat Kabupaten Tanjab Barat.

Tak terkecuali, Pimpinan DPRD Tanjab Barat, Ahmad Jahfar juga turut bicara. Menurutnya langkah pemkab Tanjab Barat dalam memindahkan dokter spesialis tersebut sudah benar dan patut di apresiasi, seharusnya tidak perlu dipersoalkan.

“Dokter tersebut merupakan ASN Daerah Tanjab Barat, mereka digaji, diberi Tunjangan dan insentif khusus serta diberi fasilitas lengkap dari anggaran Daerah, wajar saja daerah menempatkan dan memindahkan mereka sesuai kebutuhan wilayah atau Instansi,” ucap Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Periode 2019-2024 itu.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Instruksikan Camat dan Kades Pendataan RTLH Akurat

 

Bahkan dijelaskannya, yang perlu di pertanyakan itu adalah meski daerah yang menggaji mereka, tapi mengapa para dokter masih bebas bisa buka praktek di luar bahkan saat jam dinas berlangsung.

 

“Artinya tenaga mereka tidak sepenuhnya untuk menangani pasien di RS daerah kita. Kan kelewatan jika mereka masih ngeluh ini itu, bisa menolak atau menelantarkan pasien, mereka mestinya ingat telah disumpah saat menjadi dokter serta saat lulus ASN,” terang Jahfar.

 

Untuk itu, pihaknya meminta Pemkab Tanjab Barat ataupun Bupati harus lebih tegas lagi untuk menertibkan para tenaga medis ataupun dokter yang nakal sehingga dokter yang digaji oleh Daerah harus bekerja sepenuhnya di RS Daerah.

BACA JUGA  Caleg Golkar ini Kembali Raih Suara Terbanyak di Dapil II Tanjabbar

 

Lebih lanjut dikatakannya, RS Merlung juga merupakan Rumah Sakit Daerah yang juga membutuhkan tenaga medis untuk menangani pasien di wilayah ulu.

“Manusia di wilayah Ulu juga masyarakat Tanjab barat, mereka juga berhak sehat mereka juga berhak mendapat fasilitas Kesehatan yang sama,” tegasnya.

Sementara itu, terkait mutasi dua dokter spesialis yang sedang viral di kalangan masyarakat Tanjab Barat juga ditanggapi oleh Kepala BKPSDM Tanjab Barat, Saldi.

“Ini hanya mutasi biasa untuk mengisi kekosongan di instansi RSD, bukan demosi (penurunan jabatan). Dokter spesialis tersebut hanya pindah rumah sakit dengan jabatan yang sama, jadi tidak perlu ada teguran karena beliau tidak di sanksi,” terang Saldi. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Pjs Gubernur: Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting

Berita

KONI Apresiasi Pemkab Tanjab Barat Beri Bonus Atlet Berprestasi

Berita

Wa‎bup Katamso Hadiri Haflah At-Tasyakkur Lil Ikhtitam Wisuda Hafiz 30 Juz di Ponpes Al-Anwar

Berita

Bupati Tanjung Jabung Barat Audiensi dengan Dirjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan KLHK

Berita

Program Menyentuh Masyarakat, Warga Desa Sungai Landak Siap Menangkan UAS-Katamso

Berita

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik Desa di 3 Kecamatan Bersama PLN

Berita

Ketua DPRD Tanjabbar Hadiri HUT Bank 9 Jambi

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri HUT PHI ke-92 dan Haul ke-52 KH. M. Daud Arif