Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 3 Mei 2023 - 11:35 WIB

Pedagang Pujasera Kritik Kadis Koperindag Dinilai Tak Tegas dan Pro Aktif

KUALATUNGKAL Lj – Pedagang pujasera dalam Kota Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat meminta kritik kepala Dinas Koperindag Tanjab Barat bersikap tegas dan Pro Aktif. Pasalnya, sejumlah kegiatan yang ada di Pujasera tersebut kini menuai keritikan pedas dari pedagang tersebut, salah satunya pekerjaan rehap atap pujasera yang tidak tahu asal usul proyeknya, lantaran tidak ada papan merk yang dipasang diloksi tersebut. Wajar saja jika pedagang menilai proyek tersebut siluman, lantaran tidak tahu dari anggaran mana. Waldi selaku pedagang Pujasera yang diberikan kepercayaan oleh pedang lain sebagai juru bicara mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan keluhan dari para pedagang Pujasera yang ada dalam rapat Diskusi bersama Kepala Dinas Koperindag, Kepala Dinas PUPR beserta Kabid-Kabid nya, yang dilaksanakan di Kantor PUPR Tanjab Barat, Selasa (2/5/23 kemrin red). Dikatakan dia, diskusi kali ini dipimpin langsung oleh kepala Dinas PUPR Tanjab Barat yaitu Apri Dasman, dan langsung didampingi Sekretarisnya, para Kabid serta Kasi Kasinya yang juga turut hadir didalam ruangan tersebut.”Kami minta kepada Bapak Kepala Dinas Koperindag Tanjab Barat harus bertindak tegas bagi oknum pedagang yang menyalahi ketentuan dan meminta juga kepada Kadis agar pro aktif untuk melakukan pengawasan serta penataan kembali nama nama pemilik kios di Pujasera ini,” ungkap Waldi. Selain itu, lanjut dikatakan dia dalam diskusi tersebut pihaknya juga mempertanyakan terkait proyek yang masuk dipujasera yaitu pemasangan atap pujasera atau disebut kanopi yang tidak tahu percis anggaran dari mana, karena tidak ada papan merk nya.”Kami juga sampaikan dalam Diskusi itu, ada pekerjaan rehap atap Pujasera yang tidak jelas karena tidak tahu anggaran dari mana dan CV apa yang mengerjakan dan CV apa Konsultan Pengawasan nya, dan titik nol rehap tersebut juga dinilai salah,” tegas pria berkulit sawo matang itu. Disisi lain, Kadis Koperindag Tanjab Barat Safriwan dalam rapat tersebut mengatakan, pihaknya bakal melakukan penertiban apabila ditemukan pedagang Pujasera yang telah menyalahi prosedur, maka izin penggunaan kios pujasera akan dicabut.”Kalau untuk Kanopi itu anggaran nya 30 juta yang bersumber dari dana APBD Murni,” kata Safriwan pada Diskusi tesebut.(IS)

BACA JUGA  PetroChina Tegaskan Kepatuhan dalam Proses Investigasi Kasus NEB#9 dan Terus Meningkatkan Penerapan Good Corporate Governance

Share :

Baca Juga

Berita

Ketua KONI Jambi : Tanjab Barat Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jambi 2026

Berita

Kapal Penabrak Tiang WFC Diminta Ganti Rp 144 Juta

Berita

Baru Seumur Jagung, Proyek Normalisasi Sungai Lubuk Terentang sudah Longsor

Berita

Gandeng Kartini UAS Desa Pembengis, Umi Fadhilah Sadat Menangkan UAS-Katamso 

Berita

Terkait Insiden di Pematang Buluh, Petrochina Siap Kerjasama dan Transparan dengan Semua Pihak

Berita

Bupati Tanjab Barat Jadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-95 Tahun 2023

Berita

Silaturahmi bersama Kajari Baru, Bupati Anwar Sadat Ajak Wujudkan Sinergitas

Berita

Gubernur Al Haris: OJK Mitra Penting dalam Penguatan Ekonomi Jambi