Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri / Infrastruktur / Nasional / Pemerintahan / Tanjab Barat

Selasa, 20 Desember 2022 - 13:38 WIB

Presiden Direktur Petrochina Kunjungi Pekerja Lapangan yang Dirawat di Jakarta

JAKARTA,Lj-SKK Migas-PetroChina International Jabung Ltd menginformasikan bahwa enam pekerja lapangan yang terluka dalam kecelakaan kerja di area NEB#9 telah mendapatkan perawatan di rumah sakit di Jakarta sesuai dengan kondisi masing-masing pada hari Selasa (20/12). Tim dari PetroChina Jakarta berada di rumah sakit untuk mendampingi proses perawatan para pekerja.

“Kami juga memfasilitasi kedatangan keluarga para pekerja lapangan ke Jakarta agar mereka dapat mendampingi para pekerja selama proses perawatan,” ujar Field Manager Jabung Arief Hari Suseno.

Pada hari Selasa (20/12), Presiden Direktur PetroChina Bapak Qian Mingyang juga telah mengunjungi para pekerja yang dirawat di rumah sakit di Jakarta. Beliau didampingi oleh VP Human Resources & Relations Dencio Renato Boele, VP Technical & Business Development Yu Jinbao, dan VP Supply Chain Management Gusminar.

BACA JUGA  Didampingi Anak dan Istri, UAS Silaturahmi Dengan Masyarakat Parit Pudin

Pada kesempatan ini, Qian berkesempatan bertemu dengan perwakilan tim dokter yang melakukan perawatan untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi keenam pekerja lapangan. Beliau juga bertemu dengan perwakilan keluarga dan menyampaikan bahwa PetroChina akan terus memberikan pendampingan kepada para pekerja selama proses perawatan.

Selain enam pekerja lapangan yang dirawat di Jakarta, ada satu pekerja dengan luka ringan yang mendapatkan perawatan di rumah sakit di Jambi dan satu orang yang telah diperbolehkan pulang ke rumah.

Kecelakaan yang melibatkan delapan pekerja terjadi saat perbaikan Trunk Line 12” di area NEB#9 yang berlokasi di Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada hari Minggu (18/12) pukul 01.45 WIB. Saat terjadi kecelakaan, semua pekerja menggunakan APD lengkap sesuai dengan prosedur dan memiliki kelengkapan dokumen izin kerja yang diperlukan.
Hingga saat ini, proses investigasi internal masih berlangsung di lokasi kecelakaan kerja di NEB#9 di Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menteri Kesehatan dan Gubernur Jambi ke RSUD KH Daud Arif

Sebelumnya, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan menyampaikan bahwa SKK Migas akan terus memantau perkembangan investigasi lapangan.

“Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Sejauh yang kami ketahui dari tim lapangan, kegiatan yang dilakukan tim PetroChina sudah sesuai dengan prosedur yang semestinya dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ungkap Anggono. “Perwakilan manajemen SKK Migas dan PetroChina telah meninjau langsung ke lapangan dan telah melihat secara langsung kondisi para pekerja yang mengalami luka. Alhamdulillah saat ini semua sudah dalam kondisi stabil dan mendapatkan perawatan dengan sangat baik,” lanjut Anggono.(*/Vin)

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi MTQ ke-50 Tingkat Kabupaten di Desa Suak Labu

Berita

Jangan Percaya Janji, UAS Sudah Memberi Bukti, Warga Desa Jati Emas Bulat Pilih No Urut 1

Berita

Bupati Tanjab Barat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tungkal III

Berita

HUT ke-7 SMSI: Dari Badai Disrupsi Hingga Ancaman Perpres

Berita

Ketua DPRD Tanjabbar Bacakan Naskah BKRD, Upacara HUT Prov Jambi Ke-66

Berita

Es Batu Dalam Gelas Membahana di Posko Relawan UAS – Katamso Ayuk Manis Pasar Kwatik

Berita

Gelar Sosialisasi BMN, PEP Field Jambi Perkuat Pemahaman Masyarakat soal Aset Negara

Berita

Gubernur Al Haris Sebut Pers Jambi Ikut Jaga Kondusifitas Pilkada Serentak