KUALATUNGKAL,Lj — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengoperasikan rumah oksigen berkapasitas tiga tempat tidur untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap.
Fasilitas ini disiapkan seiring dengan meningkatnya paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten TanjabBarat.
Rumah oksigen tersebut berlokasi di Kantor Dinkes Tanjab Barat, Jalan Jendral Sudirman Kualatungkal.
Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pernapasan, iritasi mata, dan radang tenggorokan akibat paparan kabut asap.
Kepala Dinkes Tanjab Barat, Sahala Simatupang SKM MPh mengatakan fasilitas tersebut telah dilengkapi peralatan oksigen yang diuji fungsinya sebelum digunakan. Pelayanan kesehatan juga didukung oleh satu dokter dan dua perawat yang bertugas secara bergantian di rumah oksigen dan posko kesehatan.
“Rumah oksigen ini kami fungsikan karena eskalasi asap dalam beberapa hari terakhir meningkat. Ini juga sesuai dengan arahan Bupati Tanjabbar seluruh infrastruktur dan fasilitas kesehatan bersinergi, berkolaborasi, serta terintegrasi untuk mengantisipasi gangguan kesehatan masyarakat,” kata Sahala.
Selain rumah oksigen, Dinkes Tanjab Barat mendirikan posko kesehatan di halaman kantornya. Posko tersebut menjadi bagian dari layanan Kesehatan terpadu bersama RSUD KH Daud Arif serta Puskesmas Sekabupaten Tanjab Barat mengantisipasi dampak asap akibat Karhutla.(*)









