Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Uncategorized

Jumat, 15 November 2024 - 14:42 WIB

Hairan Sebut Warga Kampung Nelayan Makan Dua Kali Sehari, Warga: Bual

KUALATUNGKAL,Lj – Pada sesi tanya jawab debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Barat, calon nomor urut satu melalui Dr Katamso mempertanyakan kepada nomor urut tiga, bagaimana gambaran gambaran kemiskinan dan cara mengatasi tentang kemiskinan di Kabupaten Tanjab Barat?

Menanggapi pertanyaan dari Nomor 1 , Calon Bupati Nomor urut 3, Hairan tidak percaya dengan data, dan die menyebut seperti masyarakat kampung nelayan Makan dua kali sehari.

BACA JUGA  Kajari Tanjung Jabung Barat Pimpin Angkat Sumpah Jabatan Kasi Pidsus Baru, Ini Pesan Beliau

“Kita tidak percaya dengan data, masyarakat kampung nelayan kalau di musim utara mereka hanya makan dua kalai dalam sehari,” tegas Hairan.

BACA JUGA  Kuala Jambi hakordia

Sementara Salah satu warga Kampung Nelayan yang sedang menonton debat, dengan lantang berteriak pernyataan Calon Bupati Nomor urut 3 itu bohong.

“Bual (Bohong red) itu, kami warga Kampung Nelayan merasa itu bual atau mengada-ngada,” ungkap warga saat menonton Debat.(*)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Jelang Rakerda, SIWO PWI Jambi Matangkan Persiapan

Uncategorized

SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS 

Uncategorized

Kelapa Gading Tak Ingin yang Lain, Tetap Nomor 1 UAS – Katamso

Berita

Sekda Hadiri Acara Santunan Anak Yatim di Masjid Sepakat Tungkal

Uncategorized

Sekda Hermansyah Pimpin Upacara Peringati HKN ke 61 di Tanjab Barat

Uncategorized

Sido Mukti HPN

Berita

Diduga Illegal, Satpol PP Tanjabbar Sidak Batching Plant di Sungai Nibung

Berita

SMSI Tanjab Barat Ajak Masyarakat Wujudkan Situasi yang Kondusif pada Pilkada Serentak Tahun 2024