KUALA TUNGKAL,Lj — Pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tungkal III terus mendapat perhatian. Dengan jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 2.500 orang, pengelola SPPG memastikan kualitas menu terus dijaga dan ditingkatkan agar sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Badan Gizi Nasional (BGN).
SPPG Tungkal III yang berada di bawah naungan Yayasan Chibabakan Dibuana Indonesia tidak hanya fokus pada penyediaan dan pendistribusian makanan bergizi. Pengelola juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat melalui media sosial.
Menu yang akan disajikan setiap hari secara rutin diunggah melalui akun media sosial SPPG. Langkah tersebut menjadi bagian dari keterbukaan informasi sekaligus sarana bagi penerima manfaat maupun masyarakat untuk memberikan tanggapan.
Menariknya, sejumlah masukan yang disampaikan melalui kolom komentar media sosial turut menjadi bahan evaluasi pengelola. Menu yang diharapkan penerima manfaat dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan menu berikutnya, tentunya dengan tetap memperhatikan standar gizi dan ketentuan SOP BGN.
Hal ini dikatakan Kepala SPPG Tungkal III, M. Rezki Saputra. “Sering ada komentar melalui akun Instagram atau tiktok kita, terutama soal permintaan menu. Kalau masih masuk standar, bisa kita penuhi,”ungkapnya.
Dia mengatakan saat ini SPPG Tungkal III melayani tidak kurang dari 2.500 penerima manfaat. Mereka berasal dari kelompok bermain, sekolah, hingga Posyandu. SPPG Tungkal III sendiri berlokasi tepat di depan MTsN 1 Kuala Tungkal.
“Alhamdulillah respons cukup baik. Bahkan dengan adanya MBG ini, Posyandu semakin ramai. Itu laporan dari pengelola Posyandu,” ujar Rezki.
Respons tersebut menjadi salah satu indikator positif bagi pengelola dalam menjalankan pelayanan MBG. Selain memastikan makanan tersalurkan kepada penerima manfaat, SPPG Tungkal III berupaya membangun pola pengelolaan yang terbuka dengan menerima masukan dari masyarakat.
Pengelolaan yang melibatkan komunikasi dua arah tersebut dinilai penting, mengingat jumlah penerima manfaat yang cukup besar. Evaluasi terhadap menu dan pelayanan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas program.
SPPG Tungkal III pun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga standar penyediaan makanan, serta memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.(*)









