Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri / Infrastruktur / Nasional

Senin, 2 Maret 2026 - 04:49 WIB

Dorong Peningkatan Produksi, SKK Migas Dukung Field Trial (FT) Injeksi Chemical di Lapangan Meruap

JAMBI,Lj – SKK Migas menyambut baik peresmian Field Trial (FT) Injeksi Chemical di Lapangan Meruap, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Minggu (1/3/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat optimisme peningkatan produksi migas nasional, khususnya di tengah tantangan pengelolaan lapangan-lapangan mature.

 

FT Injeksi Chemical tersebut dilaksanakan oleh Kerja Sama Operasi Pertamina EP – Samudera Energy Bandar Wijaya Property (KSO BWP Meruap) sebagai bagian dari upaya optimalisasi produksi melalui penerapan Improved Oil Recovery (IOR). Program ini diharapkan dapat menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pencapaian target lifting minyak yang terus ditingkatkan pemerintah.

 

Direktur Utama PT. Samudra Energy BWP Meruap, Pantja Sunu Wibowo, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan SKK Migas yang telah membantu terlaksananya program FT Injeksi Chemical, mulai dari proses awal hingga pelaksanaan, sehingga dapat dilakukan sesuai dengan tata waktu yang telah ditargetkan. “Dukungan SKK Migas menjadi motivasi dan suntikan semangat bagi seluruh tim untuk dapat melakukan kegiatan dan produksi dengan semaksimal mungkin,”.

BACA JUGA  Revitalisasi Pasar Tangga Raja Ilir: Pjs. Bupati Tanjab Barat Usulkan Pembangunan ke Kementerian Perdagangan

 

Ia menambahkan, proyek ini merupakan field trial pertama di area Kerja Sama Operasi (KSO) bersama PT Pertamina EP, sehingga diharapkan menjadi model pengembangan EOR/IOR pada lapangan-lapangan sejenis. Chemical yang diinjeksikan untuk 2 pattern (M-15 dan M-47) ini menggunakan Starborn SeMAR, sedangkan 1 pattern (M-07) akan memakai RCT A-127, dimana keduanya diproduksikan di dalam negeri.

 

Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto secara terpisah menyampaikan bahwa Lapangan Meruap saat ini telah memasuki tahap Tertiary Recovery dan tergolong lapangan mature, dengan tantangan berupa penurunan tekanan reservoir serta peningkatan water cut. *“Pelaksanaan field trial ini menjadi secercah harapan untuk implementasi injeksi chemical dan extended stimulation (ES) yang lebih masif di lapangan-lapangan mature di Indonesia.”*, jelasnya.

 

Hal ini menegaskan bahwa proyek FT Injeksi Chemical ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan produksi dari lapangan eksisting, mengurangi ketergantungan terhadap eksplorasi berisiko tinggi, serta menjaga keberlanjutan produksi minyak nasional di tengah dinamika energi global.

 

Djoko juga mengingatkan agar semua tim yang bekerja pada seluruh kegiatan Injeksi Chemical dapat melaksanakan tugas dengan menjunjung tinggi prinsip Health, Safety, and Environment. *”Keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan, serta kepatuhan terhadap regulasi adalah prioritas yang tidak dapat ditawar ,”* pungkasnya.

BACA JUGA  Ulama dan Umara Bersatu, Posko Pancasila Kampung Nelayan Menggema UAS-Katamso Lanjutkan..!

 

Lapangan Meruap merupakan lapangan PT Pertamina EP yang di kerjasamakan dengan BWP Meruap dengan skema Kerja Sama Operasi (KSO) telah dimulai sejak Juli 2014, dengan produksi puncak mencapai sekitar 5.000 barel minyak per hari (BOPD) pada tahap produksi primer dan sekitar 2.500 BOPD pada tahap sekunder. Penerapan field trial injeksi chemical pertama di wilayah KSO ini diharapkan dapat meningkatkan perolehan hidrokarbon yang dapat diproduksikan secara ekonomis hingga sekitar ±16% melalui 16 sumur, yang terdiri dari 3 sumur injeksi dan 13 sumur produksi. Selain itu, kegiatan ini juga ditargetkan dapat memberikan tambahan cadangan sekitar 50 ribu barel volume minyak serta menghasilkan produksi incremental menjadi 280 BOPD, atau meningkat sebesar 50% dari baseline produksi untuk ketiga pattern tersebut. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Tiket WFC Hanya Untuk Kendaraan Bermotor, Berlaku Sehari

Berita

FJM Jambi – SKK Migas Sumbagsel Gelar Media Gathering 2024

Berita

Bupati Tanjab Barat Melakukan Safari Subuh ke Masjid Nurul Nurul Ikhlas, Sambil Memberikan Bantuan Untuk Masjid

Berita

Meriah, Kelurahan Tebing Tinggi Turut Menggelar Festival Arakan Sahur Tingkat RT di Bulan Suci Ramadhan 1447 H Tahun 2026 M

Berita

Bupati Tanjab Barat Himbau Masyarakat untuk Waspada Potensi Kebakaran

Berita

Bupati dan Wabup Dampingi Gubernur Jambi Beri Bantuan Korban Kebakaran Teluk Nilau

Berita

Serunya Belajar Hidroponik di Gerai Energi Pertamina EP Jambi Field

Berita

Kecamatan Tungkal Ulu Gelar Upacara HUT PGRI di Lapangan MTS Soleh Al Mubarok