Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

Bupati Anwar Sadat Kukuhkan KKMD, Dorong Regulasi Pengelolaan Mangrove di Tanjab Barat

KUALATUNGKAL Lj – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri sekaligus mengukuhkan Kelompok Kerja Mangrove Daerah (KKMD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang dirangkaikan dengan Focus Group Discussion (FGD) lintas OPD dan pemangku kepentingan dalam rangka penyusunan regulasi daerah pengelolaan ekosistem mangrove, Rabu (01/04). Kegiatan yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati tersebut dihadiri berbagai pihak, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jambi, Kepala Balai Pengelolaan DAS Batanghari, akademisi, praktisi mangrove, pimpinan perusahaan, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Balai Pengelolaan DAS Batanghari Provinsi Jambi yang telah mendorong dan mendukung pembentukan KKMD di tingkat kabupaten. Ia menegaskan bahwa Tanjung Jabung Barat memiliki potensi besar ekosistem mangrove, mengingat wilayahnya memiliki garis pantai yang panjang dan kawasan pesisir yang luas.“Mangrove bukan sekadar tumbuhan pesisir, tetapi benteng alami dari abrasi dan intrusi air laut, penyerap karbon yang efektif, serta habitat penting bagi biota laut seperti ikan, udang, dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan masyarakat nelayan,” ujarnya. Menurutnya, pengukuhan KKMD menjadi langkah strategis dalam melembagakan upaya konservasi mangrove secara terpadu. KKMD diharapkan mampu menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam perlindungan, rehabilitasi, dan pengelolaan mangrove secara berkelanjutan. Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pengelolaan mangrove ke depan tidaklah ringan. Alih fungsi lahan menjadi tambak tanpa memperhatikan aspek lingkungan, penebangan liar, serta pencemaran limbah di kawasan pesisir masih menjadi persoalan serius yang harus diatasi bersama.“KKMD harus menjadi motor penggerak utama dalam menjaga kelestarian mangrove di daerah ini,” tegasnya.(Adv)

BACA JUGA  Dinas Perakim Pastikan Tahun Depan Rumah Yudi Dibedah

Share :

Baca Juga

Advetorial/Society

Wabup Tanjab Barat Hadiri Sosialisasi Jaminan Keselamatan Operasi Jalur Pipa Gas Bagi Warga Desa Parit Lapis Kecamatan Betara

Berita

Bupati Tanjab Barat Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Baru

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri Rapat Lintas Sektoral OPS Ketupat

Berita

Bupati Resmikan Gedung Baru Puskesmas Sungai Saren, Harapkan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanjabbar

Berita

KOLABORASI PHR ZONA 1 DAN KEJAKSAAN TINGGI JAMBI

Berita

Bupati Tanjabbar Pimpin Rapat Mediasi Konflik Lahan Antara TMS dengan KUD Harapan Maju

Berita

Pengurus SMSI Muaro Jambi Dilantik Hari ini