Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Nasional / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:16 WIB

Seragam Gratis SD dan SMP Dari Pemkab Tanjab Barat Menjadi Sorotan, Ada Apa Dengan Rekanan Tidak Langsung Turun Ukur Size Siswa

p-Anggaran Rp 6,2 Milliar Dikerjakan Sistem E-katalog (e-purchasing).
KUALATUNGKAL Lj – Program baju gratis untuk siswa ajaran baru tahun 2026 SD dan SMP se Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menjadi sorotan.
Sementara itu, ada apa dengan perusahan PT Bima Sakti dari Solo yang mengerjakan proyek seragam sekolah SD dan SMP se Kabupaten Tanjung Jabung yang terlibat langsung turun tangan untuk mengukur size siswa/siswi SD dan SMP se Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut.
Melainkan, mereka hanya menerima usulan dan ukuran dari sekolah masing masing SD dan SMP se Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Lantas, banyak ditemukan baju yang ukuran nya kecil setelah diterima wali murid.
Sehingga siswa tidak dapat menggunakan seragam yang merupakan pemberian dari Bupati Tanjab Barat tersebut, sesuai dengan visi dan misi nya ini.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat H.Dahlan,
dikonfirmasi media ini diruang kerjanya kemarin menjelaskan, proyek seragam sekolah SD dan SMP se Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang diberikan kepada siswa tahun ajaran 2026 secara gratis ini merupakan janji pak Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Seragam sekolah SD dan SMP ini masing masing satu stel seperti merah putih dan pramuka, biru putih dan pramuka.
“Anggaran seragam sekolah SD dan SMP se itu sebesar Rp 6,2 Milliar,” ungkap Dahlan.
Lanjut dia, seragam sekolah SD dan SMP se Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini memang benar benar dicari perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan seragam sekolah yang ada di wilayah Solo, dan mereka juga merupakan perusahan pemasok seragam sekolah ke daerah Jambi.
“Proyek seragam sekolah SD dan SMP itu pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui e-katalog (e-purchasing),” pungkasnya.
Terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek seragam sekolah SD dan SMP se Kabupaten Tanjung Jabung, M.Taufan mengatakan terkait proyek seragam sekolah SD yang ditemukan ukuran nya kecil atau size nya kecil, sehingga tidak dapat digunakan oleh siswa di SD tersebut. Sampai saat ini pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan belum ada menerima laporan dari masing masing sekolah yang bersangkutan tersebut.
Jika memang ada, pihaknya tetap akan menggantikan seragam itu sesuai ukuran anak, sehingga anak anak bisa menggunakan seragam itu tahun ini semua nya.
“Oh iya kalau di SD 033 itu dia salah kasih ukuran. Kan sebelum nya kita sudah mengirimkan ukuran ke sekolah nya. Nanti kita penuhi itu, pokok nya pakai baju semua itu,” tepis Taufan, via selulernya Senin (24/8/26).
Menurut dia, seragam sekolah siswa SD yang dibuat oleh rekanan ini berdasarkan masing masing ukuran yang diambil dari masing masing sekolah yang ada.
“Jadi baju yang kecil ukuran nya nanti diusulkan ulang sama SD yang bersangkutan ke Dinas Pendidikan. Tetap kita tukar nanti,” tegasnya.
Ketika ditanya media ini, apakah pihak rekanan yang mengerjakan program seragam sekolah gratis tersebut langsung mengukur ke sekolah se Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut?…Taufan menjawab rekanan tidak ada mengukur ke masing masing sekolah, karena masing masing sekolah sudah diberikan ukuran standar SNI. Jadi disitulah peran sekolah melakukan pengukuran sendiri dengan diberikan ukuran yang sudah ada tersebut.
“Macam mana pihak rekanan yang mengukur sampai sepuluh ribuan sekolah itu, kan ada standar ukuran yang kita kirim waktu formulir daftar awal sudah kita kasih ke masing masing sekolah. jadi sekolah itu secara mandiri lah mereka. Kalau menunggu rekanan yang mengukur kapan siap nya baju ini,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Diketahui tahun ini Dinas Pendidikan menganggarkan bantuan seragam sekolah bagi seluruh siswa baru SD dan SMP sekabupaten Tanjung Jabung barat. Dengan anggaran Rp 6.2 Miliar, program ini termasuk program prioritas didalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat.

Program seragam sekolah gratis sebelumnya disampaikan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat berharap realisasi program dapat segera dilakukan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa dan orang tua, terutama keluarga yang berada dalam kondisi ekonomi lemah.(Is)

Share :

Baca Juga

Berita

Bersiap Lakukan Pemboran Sumur KTBJ-09, Pertamina EP Jambi Field Gelar Sosialisasi dan Syukuran

Berita

Industri Hulu Migas Tegaskan Komitmennya Menjaga Keberlanjutan Lingkungan

Berita

SKK Migas Selenggarakan Lokakarya Kehumasan

Berita

Bupati Tanjung Jabung Barat Safari Subuh di Masjid As-Sholihin, Sampaikan Pesan-Pesan Agama

Berita

Keluar dari Grup Koalisi, Ucok Mora Sebut Cuma Strategi Untuk Memastikan Ada Penyusup

Berita

Malam Arakan Sahur, Pemkab Tanjab Barat Sediakan Gerai Vaksinasi

Advetorial/Society

Bupati UAS Hadiri Kegiatan Serah Terima PPM Tahun 2022 Sekaligus HUT Desa Muntialo ke XI

Berita

Pjs. Bupati Tanjab Barat Kunjungi Puskesmas Rawat Inap Teluk Nilau di Kecamatan Pengabuan