Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri / Infrastruktur / Nasional / Pemerintahan

Rabu, 7 Agustus 2024 - 06:28 WIB

Gubernur Al Haris Gelontorkan Rp 10,8 Miliar untuk Penguatan Pangan di Jambi

Jambi,Lj- Selain pendidikan, keagamaan, kesehatan dan pertanian, ternyata Gubernur Jambi Al Haris melalui program Dumisake juga konsen dalam upaya penguatan sektor pangan di Provinsi Jambi.

 

Hal ini terlihat dari sudah cukup banyak anggaran yang digelontorkan Gubernur Al Haris sejak 2022 lalu untuk penguatan sektor pangan melalui Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi.

 

Data Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi untuk penguatan sektor pangan ini dianggarkan sejak 2022 lalu sebesar Rp 166.875.000. Anggaran untuk sektor ini meningkatkan drastis pada tahun 2023 Yani Rp 9.061.000.000 dan 2024 dianggarkan sebesar Rp 1.592.462.900.

 

Anggaran tersebut difokuskan pada tiga kegiatan prioritas yakni pengelolaan sumber daya ekonomi untuk kedaulatan dan kemandirian pangan, peningkatan diversifikasi  dan ketahanan masyarakat, dan penanganan kerawanan pangan.

BACA JUGA  Bupati UAS Dampingi Menparekraf Meninjau Bazaar Ramadhan di Alun Alun KualaTungkal

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Ismed Wijaya merincikan kegiatan pengelolaan sumber daya ekonomi untuk kedaulatan dan kemandirian pangan tersebut berupa bantuan peralatan untuk peningkatan kualitas produksi pangan.

 

“Selain itu ada juga kegiatan berupa bantuan lantai jemur, dan bantuan tersebut diberikan kepada sejumlah kelompok tani di Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi,” ungkap Ismed.

 

Selanjutnya peningkatan diversifikasi dan ketahanan masyarakat kegiatan berupa memberikan bantuan modal ke kelompok tani dan pengolahan pangan lokal.

 

“Disini juga ada aksi kampung pangan terpadu, dan pengelolaan dan keseimbangan cadangan pangan provinsi,” ujarnya.

BACA JUGA  UAS - Katamso Unggul Telak Versi Hitung Cepat Pilbup Tanjabbar

 

Sementara itu untuk kegiatan penanganan kerawanan pangan aksi yang dilakukan yakni melakukan intervensi program di daerah rentan rawan pangan.

 

“Disini aksi yang dilakukan memberikan bantuan kepada kelompok tani, berupa bantuan bibit, ternak, unggas, ikan dan sebagainya,” katanya.

 

Program Dumisake sektor pengangkutan pangan ini, telah membantu ratusan kelompok tani yang tersebar diberbagai Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi.

 

“Selain bantuan upaya penguatan pangan ke kelompok tani, kegiatan ketahanan pangan Provinsi Jambi ada juga bantuan beras untuk anak stunting, dan kampung pangan terpadu,” sebutnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Jaksa Agung ST Burhanuddin Minta SMSI Kawal Kinerja Jaksa

Berita

Hingga Sidang ke-4, Gugatan PTUN Poktan Desa Badang Belum Sentuh Pokok Perkara

Berita

Wabup Hairan Sambut Sejuk Kunjungan Pansus I DPRD Provinsi Jambi

Berita

Bupati Anwar Sadat Hadiri Paripurna DPRD Tanjab Barat, Bahas Pertanggungjawaban APBD 2024, RPJMD 2025–2029, dan Lima Rancangan Perda

Berita

Bupati Tanjab Barat Serahkan Simbolis Buku Tabungan BSI Junior

Berita

Bupati UAS Hadiri Paripurna III DPRD Tanjab Barat

Berita

Ketua Komisi III DPRD Turun Tangan Penyelesaian Jalan Lintas Serdang-Sungai Dungun Kuala Betara

Berita

Bupati Tanjab Barat Pimpin Aksi Zakat, Kumpulkan Rp152 Juta untuk Kesejahteraan Umat