Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Advetorial/Society / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Jumat, 14 April 2023 - 05:12 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat dan Komisi I Sambut Sejuk Aksi Damai Guru Honorer Tanjab Barat

KUALATUNGKAL Lj – Ketua DPRD Tanjab Barat H. Abdullah,SE bersama anggota Komisi I DPRD Tanjab Barat menyambut sejuk aksi Damai Forum Honorer (FHT) dan Forum Guru Prioritas Pertama Negeri dan Swasta serta Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tanjab Barat, didepan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, kemarin (13/4/23). Puluhan tenaga honorer yang rata-rata Guru Honorer Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama atau SMP di Tanjung Jabung Barat ini, menuntut Pemerintah membuka kembali penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Raden Fitra Ketua Forum Honorer Tanjung Jabung Barat menyebutkan, kedatangan FHT bersama PGRI dan forum Guru prioritas pertama Negri dan Swasta melakukan aksi damai menyampaikan aspirasi kepada Ketua dan Anggota DPRD serta OPD terkait dalam hal ini Pemerintah Tanjung Jabung Barat.”Kami meminta kepada pemerintah membuka kembali PPPK ditahun 2023 sesuai dengan PMK 2023 yang diisi Guru honorer ada 1.937, Tenaga kesehatan 530 dan 38 Kuota untuk teknisi harap dibuka,” ungkap Raden Fitra ditemui usai melaksanakan aksi damai. Selain itu kata Raden Fitra, agar Pemerintah memprioritaskan PPPK tanpa tes yang tidak ada penempatan. Tolong perhatikan Guru-Guru yang tidak linier. Mereka sudah kuliah jauh-jauh hari sudah lama, tidak linier tidak ikut PPPK,” ungkapnya. Raden Fitra menambahkan, Forum Honorer Tanjung Jabung Barat juga meminta pemerintah memprioritaskan PPPK Tenaga pendidik menjadi PPPK.”Tenaga pendidik ini mulai dari operator, penjaga sekolah, satpam dan TU. Kalau Tenaga honorer sudah PPPK mereka mau diapakan,” pungkasnya.(IS/Adv)

BACA JUGA  Proyek Perdana Dekomisioning Hulu Migas Berhasil Direalisasikan

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati UAS Hadiri Rapat Lintas Sektoral Yang Diselenggarakan Jendral Tata Ruang

Berita

Bupati UAS Dampingi Menparekraf Meninjau Bazaar Ramadhan di Alun Alun KualaTungkal

Berita

Pemkab Tanjab Barat bersama SKK Migas dan Petrochina Safari Ramadhan di Desa Purwodadi

Berita

Ketua Komisi II DPRD Suprayogi Saiful Turut Hadiri Upacara Harla Pancasila Tahun 2023, Ini Pesan Beliau

Berita

Bupati Hadiri Sekaligus Tutup Kegiatan FGD Penyusunan sekaligus Evaluasi MRI dan RTP

Berita

PetroChina Lakukan Optimalisasi demi Pencapaian Target Produksi Jabung 2022 

Berita

SKK Migas dan KKKS Seleraya Merangin Dua Bagi Sembako Bagi Masyarakat Dua Desa

Berita

Bupati Tanjab Barat Buka Secara Resmi Seminar Buku Sejarah Tungkal (Pengabuan 1300-1965)