Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Ekonomi / Industri / Infrastruktur / Pemerintahan / Tanjab Barat

Kamis, 14 Desember 2023 - 03:52 WIB

Musim Hujan, BPBD Tanjabtim Warning Warga Siaga Banjir

MUARASABAK,Lj- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanjung Jabung Timur sejak satu pekan terakhir rutin melakukan patroli kesiapsiagaan di 4 Kecamatan yang rawan banjir.

Patroli ini dilakukan guna mengecek ketinggian muka air disejumlah wilayah yang mulai naik, akibat curah hujan yang cukup tinggi beberapa waktu terakhir.

Kepala BPBD Tanjabtim Helmi Agustinius saat di Konfirmasi, ia menyatakan dari prediksi BMKG Provinsi Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah memasuki musim penghujan, yang rentangnya dimulai sejak Bulan November 2023 hingga Januari 2024.

“Dengan kondisi tersebut, kami dari pihak BPBD telah memberikan surat himbauan resmi, melalui Pimpinan Daerah kepada camat-camat untuk mewaspadai kondisi cuaca saat ini,” jelasnya, Sabtu (12/12/2023).

BACA JUGA  Ketua Komisi II DPRD Suprayogi Saiful Turut Hadiri Upacara Harla Pancasila Tahun 2023, Ini Pesan Beliau

Dirinya juga menjelaskan, bahwa tim terpadu telah memetakan beberapa wilayah yang masuk dalam kategori rawan musibah banjir, diantaranya Kecamatan Dendang, Berbak, Mendahara Ulu dan Geragai.

Untuk ke empat wilayah ini, banjir kerap terjadi akibat limpahan ataupun luapan air dari sungai Batanghari dan sebagian Wilayah di Kecamatan geragai biasanya luapan air berasal dari wilayah perkebunan milik PT, akibat dari kanal-kanal yang mengalami penyumbatan sampah dan rumput liar yang tumbuh.

“Sementara untuk di wilayah pesisir biasanya akan terjadi banjir Rob, seperti Kecamatan Kuala Jambi, Nipah Panjang dan Mendahara. Dalam mengambil tindakan awal kesiapsiagaan sejumlah personil telah aktif melakukan patroli sejak 1 Desember 2023 lalu,” pungkasnya.

BACA JUGA  Sinergi SKK Migas dan Polda Sumsel Amankan Objek Vital Nasional Hulu Migas

Terdapat dua wilayah yang mulai banjir, yakni di Desa Kota Baru dan Desa Suka Maju Kecamatan Geragai. Meski air belum masuk sampai kedalam rumah namun ketinggian air sudah memenuhi pekarangan.

“Untuk itu kewaspadaan perlu ditingkatkan, mengingat jika curah hujan kembali tinggi, maka kemungkinan air masuk kedalam rumah warga bisa saja terjadi. Sebab dua desa ini termasuk daerah dengan catatan rawan banjir,” tuturnya.(*/SB)

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tanjab Barat Safari Jumat di Masjid Nurul Hikmah Desa Lubuk Bernai

Berita

Pemkab Tanjabbarat Gelar Upacara Peringatan HAORNAS ke-39 Tahun 2022

Berita

Pemkab Tanjabbar Audiensi dengan Gubernur Riau Terkait Pembangunan

Berita

Presiden Resmikan Proyek Tangguh Train 3 dan Ground Breaking Proyek UCC, AKM dan Blue Amonia di Papua Barat

Berita

Terima Pin Emas SMSI, Kasad Ajak Insan Pers Tangkal Berita Hoaks

Berita

Tabligh Akbar Tanjabtim, Hadirkan KH Zahrul Azhar Asad

Berita

SMSI akan Gugat Pengesahan RKHUP Ke MK

Berita

Tiket WFC Hanya Untuk Kendaraan Bermotor, Berlaku Sehari