Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Security Pertamina EP Field Jambi Gagalkan Upaya Pencurian Minyak/Illegal Tapping di KM 18 Jalur Pipa Tempino – Kenali Asam Jambi

MUARO JAMBI,Lj- Pertamina EP Jambi Field kembali memergoki aksi pencurian minyak dengan membuat sambungan pipa secara illegal (illegal tapping). Aksi illegal tapping ini ditemukan di di KM 18 jalur trunkline Tempino – Kenali Asam . Setelah dilakukan pengusutan di lokasi kejadian, PEP Jambi Field mengambil langkah tegas melaporkannya ke Polsek Mestong, Selasa (21/05/2024).

Petugas patroli Pertamina Jambi Field mengetahui pencurian ini dari ceceran crude oil yang nampak di KM 18 jalur trunkline Tempino – Kenali Asam. Di lokasi kejadian terlihat pipa dan alat-alat yang dipersiapkan untuk mengalirkan minyak dari trunkline pipa Pertamina. Pengintaian terus dilakukan hingga didapati tumpahan minyak yang bocor dari pipa trunkline akibat illegal tapping tersebut.

BACA JUGA  Simeka Error, Bupati Minta Kepala BKPSDM Tanggung Jawab

Pertamina EP Jambi Field langsung melakukan penanganan sekaligus Tindakan preventif sesuai prosedur. Senior Supervisor Main Oil Storage (MOS) Yusnirizal menjelaskan langkahnya. “Tim langsung diterjunkan ke lapangan. Titik kebocoran diatasi terlebih dahulu, kemudian dilakukan pembersihan,” jelasnya.

Ceceran dan rembesan minyak di sekitar lokasi kejadian, termasuk kolam warga yang terdampak akan dibersihkan dan dilakukan penyedotan. Penanganan oil spill (tumpahan minyak) ini merupakan upaya meminimalisir dampak terhadap lingkungan.

Aksi illegal tapping ini tidak hanya merugikan negara, dalam hal ini Pertamina EP Jambi Field. Namun juga merugikan dan membahayakan masyarakat juga lingkungan. Kebocoran yang diakibatkan dari sambungan pipa illegal tersebut mencemari kolam warga. Bau menyengat juga dirasakan di lokasi kejadian. Oleh karena itu, apabila ada kerusakan lingkungan maupun warga yang dirugikan akibat kejadian pencurian minyak ini, Pertamina EP Jambi Field membuka musyawarah untuk dilakukan perbaikan bersama.

BACA JUGA  Wabup Hairan Sambut Sejuk Kunjungan Pansus I DPRD Provinsi Jambi

Pelaporan ke pihak yang berwajib akan ditindaklanjuti dengan investigasi secara komprehensif. Kerjasama juga diharapkan dari warga sekitar untuk menjaga bersama aset negara dan lingkungannya. “Kami berkoordinasi dengan polisi untuk mengamankan lokasi kejadian. Juga menghimbau warga untuk tidak membuat api agar terlebih dahulu karena dikhawatirkan akan menyambar ke minyak,” tutup Yusnirizal.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Sekda Tinjau Kondisi Jembatan WFC Pasca Tertabrak Kapal

Berita

PetroChina Lakukan Optimalisasi demi Pencapaian Target Produksi Jabung 2022 

Berita

Pesta Gol, Tim Futsal Tanjabbar Tapaki Semifinal Gubernur Cup 2024

Berita

Jadi Even Nasional, Arakan Sahur Bakal Tumbuhkan Potensi UMKM Lokal

Berita

Dorong Realisasi Pengeboran, SKK Migas – KKKS Sumbagsel Laksanakan Monitoring Kesiapan Tajak Sumur Pengeboran Tahun 2023

Advetorial/Society

Sekda Tanjab Barat Pimpin Rapat Pemantapan Persiapan Festival Arakan Sahur Ramadan Tahun 2023

Berita

Pemkab Tanjab Barat bersama SKK Migas dan Petrochina Safari Ramadhan di Desa Purwodadi

Berita

SERAH TERIMA AREA OPERASI BETUNG MERUO SENAMI OLEH PT PERTAMINA EP FIELD JAMBI