p-Disbunak Hanya Bisa Berikan Vaksin Jika Tertangkap.
KUALATUNGKAL Lj – Maraknya belakangan ini hewan berkaki empat yaitu anjing liar yang meresahkan warga, karena berkeliaran di jalan dalam Kota Kuala Tungkal dan halaman Perkantoran Pemkab Tanjab Barat secara bebas. Lantas warga juga ketakutan lantaran anjing liar ini bisa saja sewaktu waktu menggigit, lantaran lapar. Wajar saja, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat terkait hal ini dapat bekerja ekstra untuk menangkapi anjing anjing liar tersebut, sebelum menimbulkan korban gigitan. Seva warga Kuala Tungkal, mengaku, memang hewan jenis anjing liar ini sudah berkeliaran bebas didalam Kota Kuala Tungkal. Selain mencari makan di tempat tempat pembuangan sampah (TPS red), hewan berkaki empat tersebut juga bisa masuk kedalam halaman rumah warga dan halaman perkantoran Pemkab Tanjab Barat, mungkin untuk mencari makan karena lapar.”Kita takut saja anjing liar ini bisa nyasar menggigit warga atau anak anak yang sedang bermain,” ungkapnya. Dia berharap, anjing liar yang semakin hari bertambah ini segera ditindak lanjuti, lantaran meresahkan warga akibat gigitan nya bisa rabies.”Ini secepatnya dilakukan tindakan oleh Dinas Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebelum ada korban digigit anjing yang berkeliaran itu,” tukasnya. Sembari, Pakcik Hendra menambahkan, anjing yang berkeliaran didalam Kota Kuala Tungkal ini jumlah nya tidak sedikit, biasa ditemukan dijalanan mereka bergerombolan sekitar 6-7 ekor.”Anjing liar ini besar besar loh, warna nya juga bermacam macam ada coklat, hitam, dan abu abu,” ujarnya. Hendra mengakui, anjing liar yang ditemukan dia tidak semua nya memang galak. Hanya saja, bisa membahayakan warga jika dia merasa lapar dan terancam.”Anjing liar ini bisa saja dia menggigit sewaktu waktu, kita kan tak tahu jangan dianggap aman saja sebelum makan korban,” tegasnya.
Kepala Dinas Perkebunan dan Pertenakan (Disbunak) Kabupaten Tanjung Jabung Barat Drs.Ridwan melalui Kapala Bidang Peternakan Remon Ferry Harianza mengaku dalam waktu dekat ini pihaknya akan turun untuk melakukan penangkapan terhadap anjing liar yang berkeliaran didalam Kota Kuala Tungkal tersebut. Karena pihaknya mendapatkan laporan dari Masyarakat.”Kita sudah jadwalkan minggu depan ini akan kita tangkapi anjing liar yang ada itu dengan menggunakan jaring saja,” ungkapnya via seluler, (30/5/26) Via Seluler nya. Dijelaskan Remon, sekarang ini pihaknya juga merasa kesulitan untuk menangkapi anjing liar tersebut, lantaran juga masih keterbatasan personel. Bila dibantu Satpol PP dan Masyarakat tentu semua akan lebih mudah.”Kita juga keterbatasan dana, untuk menangkap anjing liar ini kita lakukan setiap hari,” tegasnya. Sementara itu, dia berharap kepada masyarakat untuk dapat membantu pihaknya dalam melakukan razia anjing liar tersebut. Jika berhasil ditangkap, segera melaporkan kepihaknya agar bisa diberikan vaksin.”Setelah kita tangkap kita hanya bisa berikan vaksinasi saja anjing liar itu, agar tidak rabies,” imbuhnya. Hingga kini, diakui dia belum ada warga yang melaporkan terkait dari gigitan anjing liar tersebut. Meski demikian pihak Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanjung Jabung Barat tetap mewarning warga agar berhati hati jika ketemu anjing liar ini.”Kalau anjing liar yang ada itu tidak ada anjing yang rabies. Dia tidak gigit tapi memang warga saja takut karena anjing nya besar besar,” jelasnya. Sementara itu, anjing yang berkeliaran ini tidak hanya di jalan jalan saja, namun Perkantoran Pemkab Tanjab Barat pun juga menjadi sasaran mereka untuk berteduh dan mencari makan.”Iya kemarin kita berhasil vaksinasi satu anjing yang berhasil ditangkap,” tandasnya.(Is)









