BRAMITAM,Lj – Dalam upaya mendorong terwujudnya transisi PAUD ke SD yang menyenangkan serta menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak dan berkualitas, Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Bram Itam, Selasa (04/08).
Kunjungan ini diisi dengan penyerahan bantuan seragam sekolah gratis berupa pakaian Merah Putih dan Pramuka, serta pembagian susu kotak bagi peserta didik baru kelas 1 di SDN 35/V Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berlokasi di Desa Pembengis dan SDN 33/V Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang berlokasi di Kelurahan Bram Itam Kiri, Kecamatan Bram Itam.
Rangkaian kegiatan diawali di SDN 35/V Desa Pembengis sebelum dilanjutkan ke SDN 33/V Kelurahan Sungai Saren. Penyerahan bantuan ini dihadiri Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Karollin Hat Hermansyah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat H Dahlan, Camat Bramitam Rendriawan Akbar, Kabid PAUD Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah, , Bunda PAUD Kecamatan, Lurah Bram Itam, Kepala Desa Pembengis, serta Bunda PAUD Kelurahan dan Desa.
Dalam arahannya, Hj. Fadhilah Sadat menyampaikan bahwa penyaluran seragam gratis ini merupakan tindak lanjut dan perpanjangan tangan dari komitmen serta visi-misi Bupati Tanjung Jabung Barat dalam meringankan beban ekonomi para orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk meneruskan langkah Bapak Bupati dalam menyerahkan baju gratis Merah Putih dan Pramuka. Kami sangat berharap melalui program ini, beban orang tua dapat terbantu sekaligus mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ujar Umi Fadhilah.
Di hadapan para pendidik dan orang tua murid, Bunda PAUD menekankan pentingnya peran guru dan keluarga dalam mendampingi anak-anak kelas 1 SD yang berada pada fase transisi mengenal lingkungan baru. Ia meminta para guru untuk mengajarkan pembiasaan baik sejak dini.
“Anak-anak kelas 1 ini baru mengenal lingkungan sekolah. Tugas mendidik itu tidak hanya mengajar pelajaran, tetapi juga menanamkan karakter dan kebiasaan baik, seperti membaca doa sebelum belajar, serta mencuci tangan dan berdoa sebelum makan,” ungkapnya.
“Kepada bapak dan ibu guru, jangan biarkan anak-anak kita mengalami maupun melakukan tindakan perundungan (bullying) terhadap sesama teman. Selain itu, saya mengimbau para orang tua di rumah agar terus mengingatkan anak untuk gemar membaca dan membatasi penggunaan gawai (smartphone),” tegasnya
Pendidikan karakter yang padu antara lingkungan sekolah dan rumah ini, lanjutnya, menjadi modal utama dalam mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak, sejalan dengan visi daerah BERKAH MADANI serta agenda nasional menuju Indonesia Emas.
Selain menyerahkan bantuan seragam dan susu, Hj. Fadhilah Sadat juga memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasi Program JAMBUL (Jemput Anak Menuju Masa Depan Berkualitas dan Unggul). Program ini merupakan gerakan kolaboratif antara Bunda PAUD, pendidik, kader, dan orang tua untuk memberikan pendampingan penuh kepada anak usia dini agar mendapatkan akses layanan pendidikan yang layak.
Melalui program gerakan Bunda Asuh dan JAMBUL, diharapkan partisipasi sekolah anak sejak jenjang PAUD dapat meningkat pesat tanpa ada anak yang tertinggal atau putus sekolah karena kendala biaya maupun akses.
“Kepada Bunda PAUD kecamatan dan desa, mari terus berikan pemahaman kepada masyarakat agar jangan ada anak kita yang putus sekolah. Pendidikan harus dimulai sejak dini melalui satuan PAUD yang ramah anak dan penuh kasih sayang,” imbaunya.
Kunjungan kerja tersebut diakhiri dengan peninjauan langsung ke dalam ruang-ruang kelas. Bunda PAUD Tanjab Barat menyapa, berinteraksi, dan memberikan motivasi hangat kepada para siswa baru agar makin bersemangat menuntut ilmu di sekolah.(*)









