Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri / Infrastruktur / Nasional / Pemerintahan

Jumat, 23 Juni 2023 - 06:48 WIB

Dorong Realisasi Pengeboran, SKK Migas – KKKS Sumbagsel Laksanakan Monitoring Kesiapan Tajak Sumur Pengeboran Tahun 2023

Palembang,Lj – 21 Juni 2023, guna memaksimalkan upaya pencapaian target produksi Migas di Wilayah Sumbagsel, SKK Migas – KKKS melaksanakan kegiatan Monitoring Kesiapan Tajak Sumur Pengeboran di Wilayah Sumbagsel Tahun 2023.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi KKKS maupun Mitra Pertamina EP (KSO) di Wilayah Sumbagsel untuk dapat menyelesaikan target kerja pengeboran tahun 2023 sehingga dapat mendukung tercapainya target produksi khususnya untuk Wilayah Sumbagsel.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf, Kepala Divisi Pengeboran dan Sumuran SKK Migas Surya Widiantoro, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan dan pimpinan dari 24 KKKS Wilayah Sumbagsel.
Dalam sambutannya, Nanang Abdul Manaf menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan hal yang positif karena dapat memperkuat sinergi antara SKK Migas dan KKKS untuk bekerja sama dalam menjalankan berbagai usaha untuk meningkatkan produksi minyak dan gas sehingga dapat memberikan kontribusi positif pada pencapaian target produksi nasional.

BACA JUGA  Operasi Migas Terdampak Banjir, PHR Zona 1 Pastikan Keselamatan dan Penyaluran Bantuan

Dikatakan Nanang bahwa saat ini Indonesia masih menjadi net importir untuk minyak sehingga membebani APBN negara untuk itu hulu migas akan melakukan pergerakan yang massif, agresif dan efisien untuk dapat mencapat target di tahun 2030 yakni produksi 1 jt BOPD minyak dan 12 BSCFD gas, setidaknya untuk mengurangi defisit kebutuhan minyak di Indonesia.

Hal ini tidak dapat dilakukan bila sinergi tidak berjalan dengan baik antara SKK Migas dan KKKS untuk itu Nanang menyampaikan agar KKKS dapat lebih aktif untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait di SKK Migas agar target pengeboran dapat terealisasi secara maksimal dan berdampak pada penambahan penemuan Migas untuk menjaga ketahanan energi nasional.

BACA JUGA  Anak Mude Tungkal Siap Lanjutkan UAS- Katamso, Ini Alasannya

“dengan target yang cukup tinggi KKKS harus lebih aktif untuk meminta arahan kepada fungsi terkait di SKK Migas agar rencana kerja pengeboran dapat diwujudkan, bila ada isu langsung sampaikan agar nanti kita dapat mencari solusinya bersama,” ujar Nanang.

Ia juga menyampaikan dengan adanya permasalahan ataupun tantangan yang dihadapi di lapangan, agar KKKS juga tetap dapat berkomitmen untuk menyelesaikan berbagai potensi permasalahan dan tantangan yang ada tersebut. “Ini target produksi, lifting, serta realisasi kegiatan pengeboran, kerja ulang dan perawatan sumur kita harapkan dapat tercapai sesuai dengan yang telah disetujui dalam WP&B tahun 2023,” tutup Nanang.

Berikutnya Nanang menegaskan bahwa SKK Migas akan mendukung berbagai upaya penyelesaian permasalahan yang ada guna melancarkan program kerja KKKS.(*/Vin)

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati dan Ketua TP PKK Tanjab Barat Terima Penghargaan Paling Bergensi di Bidang Bangga Kencana

Berita

Atlet Tanjabbar Resah, Dana Pembinaan Tak Kunjung Cair

Berita

Pjs Gubernur: Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama Sangat Penting

Berita

Baru Setahun Dibangun, Kantor Lurah Tungkal II Banyak Keretakan

Advetorial/Society

Wabup Hairan Hadiri Acara Isra’Mi’Raj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Betara

Advetorial/Society

Bupati Tanjab Barat Turun Tangan Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Berita

Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menteri Kesehatan dan Gubernur Jambi ke RSUD KH Daud Arif

Berita

SMSI Tanjab Barat Ajak Masyarakat Wujudkan Situasi yang Kondusif pada Pilkada Serentak Tahun 2024