Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri / Infrastruktur

Selasa, 7 Juni 2022 - 23:30 WIB

Dorong Produk Lokal, SKK Migas dan KKKS Lakukan Inspeksi Langsung ke Pabrik

BATAM,Lj-Untuk mendorong tingkat kadungan dalam negeri atau TKDN di Industri penunjang hulumigas, SKK Migas dan KKKS melakukan inspeksi atau kunjungan langsung ke pabrikasi di Batam, Provinsi Riau untuk melihat dari dekat kemampuan produk lokal yang diharapkan mampu bersaing dengan produk impor.

Dalam inspeksi ini, Selasa (7/6) sedikitnya ada 8 (delapan) KKKS yang dibawa SKK Migas untuk melihat secara langsung produk yang dibuat di Batam guna menunjang pelaksanaan proses produksi industri hulumigas di Indonesia.

Kepala Divisi Pengeloaan Rantai Suplai SKK Migas. Erwin Suryadi mengatakan inspeksi dilakukan untuk melihat dari dekat produk yang bisa dijodohkan atau _business matchmaker._ Yang nantinya diharapkan dapat digunakan di industri hulumigas.

BACA JUGA  Udang Ketak Tanjabbar Dilirik Investor Jepang, Bupati: Semoga Berdampak Positif untuk Masyarakat

Menurut Erwin, SKK Migas berkomitmen terhadap produk lokal untuk menggerakan industri dalam negeri sesuai dengan kenginginan pemerintah,

“Jika produknya berkualitas dan memenuhi standar Industri migas, kita akan supporting terus dan ini tidak main-main,” kata Erwin.

 

Pada inspeksi ini, SKK Migas dan KKKS mendatangi 3 perusahaan lokal di Batam, diantaranya A-S-L Shipyard Indonesia, Toemoe Valve dan perusahaan pipa seamless, Raimbow Tubulars Manufacture.

Saat inspeksi ini diketahui, ada perusahaan lokal yang mampu memproduksi dengan kandungan lokal hinggal 80 persen seperti yang dimilki A-S-L Shipyard Indonesia.

BACA JUGA  Sekda Tinjau Kondisi Jembatan WFC Pasca Tertabrak Kapal

Sementara itu Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan pada forum kapasitas nasional di Batam, perusahaan-perusahaan lokal tersebut akan didorong untuk lebih berperan dan bersaing dengan lebih profesional, sehingga dapat berpartisipasi di Industri hulu migas yang memiliki standar safety dan keteknikan yang tinggi.

“Banyak perusahaan lokal di Batam yang sebenarnya memiliki potensi di proyek-proyek hulumigas dan ini sangat beruntung karena perusahaan tersebut beroperasi di Indonesia,” Kata Rikky. (*/vin)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Jaring Atlet Muda, Dinas PUPR Tanjabbar Gelar Turnamen Basket Kelompok Umur

Berita

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penandatanganan Keputusan Besama Tentang Raperda

Berita

Kembangkan UMKM dan Kerajinan di Tanjab Barat, Bupati Study Tiru ke Kota Barabai

Berita

Wakil Bupati Tanjab Barat Hadiri Rakor Lintas Sektoral Ops Mantap Brata 2023-2024

Berita

Bupati Anwar Sadat Ajak PGI Tanjab Barat Perkuat Toleransi dan Kerukunan Umat Beragama

Berita

Kompaknya Umi Fadhilah Sadat dan Ririn Katamso, berSATU Galang Dukungan untuk UAS-Katamso

Berita

Audiensi ke BAKTI Kominfo, Pjs. Bupati Usulkan Penguatan Infrastruktur Internet

Berita

Al Haris Resmikan Masjid Baiturrahim Rantau Keloyang Bungo