Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 5 November 2025 - 15:00 WIB

Pastikan Data Akurat, Bupati Tanjab Barat Ingatkan RT Laksanakan Tugas atau Siap Terima Sanksi

KUALATUNGKAL Lj – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag menegaskan pentingnya peran ketua RT dalam memastikan keakuratan data sosial ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Persiapan Pelaksanaan Verifikasi dan Validasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional Tahun 2025 yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Rabu (5/11). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala BPS, para Kepala OPD, Camat, Lurah, Kepala Desa se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat, serta Koordinator Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam arahannya, Bupati Anwar Sadat menekankan bahwa proses verifikasi dan validasi data sosial ekonomi merupakan langkah penting untuk memastikan bantuan sosial dari pemerintah tersalurkan dengan tepat dan adil. Ia menegaskan bahwa ketepatan data sangat bergantung pada kerja serius dan akurat dari para ketua RT di lapangan.“Data harus bersumber dari kondisi riil masyarakat. RT bersama Lurah dan Kepala Desa merupakan garda terdepan yang paling memahami keadaan warganya. Jangan sampai ada data yang tidak sesuai, karena dampaknya bisa menghambat penyaluran bantuan bagi yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya. Bupati juga memberikan peringatan tegas bagi RT yang tidak melaksanakan tugas verifikasi dan validasi sebagaimana mestinya. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan menunda pembayaran insentif bagi RT yang tidak melaksanakan pendataan sesuai ketentuan.“Bagi RT yang tidak melaksanakan verifikasi dan validasi data tunggal sosial ekonomi nasional, insentifnya akan ditunda sampai tugas selesai dilakukan. Ini bentuk kedisiplinan agar semua pihak menjalankan perannya dengan tanggung jawab,” ujar Bupati. Selain mengingatkan kedisiplinan RT, Bupati juga menginstruksikan para Camat untuk melakukan pembinaan dan koordinasi yang intensif bersama perangkat desa dan kelurahan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH, serta masyarakat melalui musyawarah desa atau kelurahan. Menurutnya, kerja kolaboratif diperlukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam proses verifikasi data sosial ekonomi yang menjadi dasar pemberian bantuan sosial. “Kita ingin setiap data yang masuk benar-benar akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.(Adv)

BACA JUGA  SERAH TERIMA AREA OPERASI BETUNG MERUO SENAMI OLEH PT PERTAMINA EP FIELD JAMBI 

Share :

Baca Juga

Advetorial/Society

Para Pimpinan DPRD Hadiri Jamuan Buka Bersama Bupati Tanjab Barat

Berita

Al Haris Terima Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik dari Ombudsman RI

Berita

K𝑎𝑛𝑡𝑜𝑛𝑔𝑖 136 S𝑢𝑎𝑟𝑎, 𝐴𝑔𝑢𝑠 S𝑒𝑡𝑖𝑎𝑤𝑎𝑛 T𝑒𝑟𝑝𝑖𝑙𝑖ℎ S𝑒𝑏𝑎𝑔𝑎𝑖 K𝑎𝑑𝑒𝑠 𝑃𝐴𝑊 D𝑒𝑠𝑎 𝑅𝑎𝑛𝑡𝑎𝑢 J𝑎𝑦𝑎

Advetorial/Society

Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa (Cuci Darah) RSUD K.H. Daud Arif Kuala Tungkal

Berita

Kasad Jenderal Dudung Abdurachman Minta SMSI Teruskan Kembangkan Jurnalisme Jujur

Berita

Giliran Kyai Sepuh Nyatakan Dukungan ke UAS-Katamso

Berita

Anggota DPRD H Fahrizal Gelar Reses Sidang Ke 2 di Desa Taman Raja

Berita

Re-Entry Sumur Sungai Anggur Selatan-1 KKKS Sele Raya Belida, Siap Bersumbangsih Untuk Meningkatkan Produksi Nasional