Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Wamen ESDM Resmikan Proyek Fasilitas Gas Akatara Di Jambi

Tanjung Jabung Barat,Lj – Wakil Menteri ESDM, Yuliot meresmikan Proyek Akatara Gas Processing Facilities (AGPF) di Desa Bram Itam Raya Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) Provinsi Jambi, Rabu, 14 April 2025. Dalam peresmian ini, Wakil Menteri ESDM, didampingi Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, Gubernur Jambi, Al Haris, Bupati Tanjung Jabung Barat, Anwar Sadat dan GM Jadestone Energy, Andi Iwan Uzamah.

 

Wakil Menteri Energi, Yuliot mengatakan beroperasinya lapangan gas Akatara di wilayah kerja Lemang ini berdampak pada ketahanan energi nasional yang menjadi prioritas pemerintah dan juga akan meningkatkan aktifitas ekonomi masyarakat, serta penerimaan negara.

 

“Kita harapkan dengan investasi yang dilakukan Jadestone Energy akan menambah kegiatan investasi yang ada di Provinsi Jambi,” Kata Wamen ESDM.

 

Menurut Wamen, dari fasilitas yang diresmikan hari ini merupakan fasilitas yang sangat efisien karena juga akan dihasilkan LPG yang dibutuhkan masyarakat dalam bentuk tabung gas 3 kilogram, selain itu juga dihasikan kondensat dan gas bumi.

BACA JUGA  Katamso Hadiri Maulid Nabi di Majelis Taklim Darussholawat Desa Gemuruh 

 

“Kegiatan di fasilitas processing ini terintegrasi, Proyek ini membuktikan wilayah kerja yang ditawarkan Pemerintah kepada investor memiliki potensi yang nyata, karena sudah sampai pada tahap produksi, ” kata Yuliot.

 

Pemerintah Menurut Yuliot, akan terus mendorong percepatan ketersediaan energi, karena kebutuhan energi terus mengalami peningkatkan, untuk itu kementrian ESDM akan menjadikan Jadestone sebagai Benchmark dari sisi percepatan waktu, efisiensi dan dampak perekonomian di daerah.

 

Sementara itu, Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto Pembangunan fasilitas produksi pada akatara Gas Plant Facilites (AGPF) mencakup tiga pekerjaan Utama yaitu Pembangunan Gas Plant yang dilengkap LPG Processing Fasilitas, Pembangunan Gas Metering stasiun dan instalasi pipa.

 

Menurut Djoko Siswanto, realisasi pengembangan lapangan gas ini mencapai 130 Juta Dollar atau sekitar 2 Triliun Rupiah. “Dari hasil investasi ini kita mendapatkan penambahan kapasitas gas 25,5 MMSCFD, 185 MT/day LPG dan 1,098 BPD untuk kondesat,” kata Djoksis.

BACA JUGA  Bupati Tanjabbar Akan Naikan Gaji Perangkat Desa 

 

Semua produksi gas dari fasilitas produksi gas Akatara ini dipasok untuk kebutuhan dalam negeri, diantaranya ke PLN Batam, Pertamina Patra Niaga, Kimia Yasa, serta kondesat ke PT Laban Raya Samodra.

 

General Manager dari Jadestone Energy (Lemang) Pte. Ltd, Andi Iwan Uzamah mengatakan Jadestone Energi berkomitmen menjaga fasilitas produksi, mengembangkan proyek di wilayah kerja Lemang dan mendukung produksi migas nasional.

 

Jadestone Energy plc adalah perusahaan hulu migas independen yang berfokus di kawasan Asia-Pasifik. Perusahaan ini memiliki portofolio aset yang sudah berproduksi dan beroperasi di Australia, Malaysia, Indonesia, Thailand dan Vietnam.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Respon Cepat, Akhirnya NPHD Koni Ditandatangani

Berita

Bertemu Usman Ermulan, Katamso Minta Restu Maju Pilkada

Berita

Bupati Buka Secara Resmi Bimtek Implementasi E-Arsip Melalui Aplikasi SRIKANDI

Berita

SMSI Jambi Gelar Diskusi Tangkal Berita Hoaks di Tahun Politik

Berita

Wakil Bupati Katamso Sambut Mahasiswa Magister Ilmu Lingkungan UNJA

Berita

Sekda Tanjab Barat Hadiri Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bungo Periode 2025–2030

Berita

Sekda Buka Secara Resmi FGD Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Tanjab Barat

Berita

Jahfar : Perda RTRW Tak Mengatur Batas, Tapi Peta SHP yang Mencaplok Wilayah Tanjabbar