Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Ekonomi / Pemerintahan / Tanjab Barat

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:27 WIB

Warga Pengguna Kendaraan Keluhkan Jalan Simpang Kayu Aro Pembengis Berdebu, Turun Hujan Jadi Becek

p-Menimbulkan penyakit dan warga sekitar tak bisa berjualan.
KUALATUNGKAL Lj – Warga pengguna kendaraan roda dua dan pejalan kaki mengeluhkan kondisi jalan Pembengis tepatnya dari Simpang Kayu Aro menuju Sungai Saren Kualatungkal, Tanjab Barat berdebu. Pasalnya, warga pengguna jalan terpaksa menghirup udara tak sehat, melintasi lokasi tersebut. Bahkan warga juga terancam penyakit saluran pernapasan akut (ISPA). Mirisnya, jalan ini merupakan akses lintasan Tungkal-Jambi, jika hujan turun jalan tersebut menjadi becek. Perlu diketahui dilokasi ini ada aktivitas pelebaran jalan, hingga kini belum dikerjakan kembali. Angah Onok warga pengguna kendaraan roda dua melintali lokasi tersebut mengeluhkan kondisi jalan tersebut. Menurut nya, jika hari panas jalan Pembengis Simpang Kayu Aro ini memang debu nya sangat tebal, dan membuat hidung kita pedih.”Kita bisa batuk dak pilek. Karena terhirup udara tidak baik melintasi jalan simpang kayu aro itu,” ungkap nya, kemarin. Seharusnya, jalan ini jika hari panas dapat disiram oleh pihak terkait, agar jalan tidak menimbulkan debu. Apalagi sepanjang jalan yang berdebu ini kondisi nya juga memperhatinkan jika tidak berhati hati menggunakan kendaraan kita bisa terpeleset dan jatuh. Jalan tersebut juga berlobang dan rusak yang cukup parah.”Kalau hari panas jalan ini berdebu, kalau hari hujan jalan ini menjadi becek dan lobang tidak kelihatan. Apalagi sekarang tidak ada aktivitas dan ditinggal kan begitu saja oleh para pekerja,” timpalnya. Terpisah, Kandar juga menambahkan tak hanya bisa menimbulkan penyakit saja akibat jalan berdebu, namun mempengaruhi pencarian warga yang berjualan didepan rumah mereka turut terkena himbas.”Saya perhatikan, biasa jalan ini tidak berdebu warga sekitar lokasi bisa berjualan seperti nasi gemuk, sekarang saya lihat tidak ada lagi berjualan. Rumah warga juga banyak yang tutup,” tegasnya. Lantas, jika hal ini segera ditanggapi, apalagi berdampak kepada warga.”Saya harap Pemerintah segera menegur kontraktor yang punya kegiatan, agar segera diselesaikan dan tidak ditinggalkan lama, sehingga warga bisa terbantu dan ekonomi dapat baik,” tegasnya. Dari pantauan media ini dilapangan, hingga kini belum ada aktivitas pekerja pelebaran jalan disekitar lokasi tersebut.(Is)
BACA JUGA  Operasi Pengeboran PPS-11 Berhasil, Pertamina EP Jambi Syukuran Dengan Santuni 100 Anak Yatim

Share :

Baca Juga

Berita

Full Senyum Usai Nobar, Anwar Sadat: Alhamdulillah Timnas U-19 Juara 

Berita

Suprayogi Saiful Pegang Kendali MPC Pemuda Pancasila Tanjab Barat

Berita

Ketua DPRD Tanjabbar Bacakan Naskah BKRD, Upacara HUT Prov Jambi Ke-66

Berita

Resmi Pengacara Pemkab Laporkan Akun Habibie ke Polres Tanjabbar, terkait Dugaan Ujaran Kebencian ke Bupati

Berita

Raih 2 Emas di PON, Ketua PODSI Jambi Langsung Sawer Rp 5 juta Satu Medali

Berita

Delapan Capaian Kinerja Positif Hulu Migas Tengah Tahun 2025

Berita

Khawatir Tak Selesai, Bupati Pantau Langsung Pembangunan Jembatan Antasari

Advetorial/Society

Ketua DPRD Hadiri Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 116 Pemkab Tanjab Barat