Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Jadi Kalender Nasional, Festival Arakan Sahur Bakal Dibuka Menteri Sandiaga Uno

KUALA TUNGKAL,LJ- Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak tradisi budaya. Setiap tradisi budaya memiliki keunikan dan filosofi masing-masing. Contohnya di Bulan Ramadhan, setiap daerah memiliki cerita dan cara masing-masing dalam menyambut dan memeriahkannya yang lambat laun menjadi tradisi yang di lakoni dari tahun ketahun.

Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki tradisi unik di Bulan Ramadhan yang bernama Arakan Sahur. Arakan sahur adalah merupakan aktifitas sekelompok orang yang membangunkan masyarakat untuk makan Sahur.

Tradisi Arakan Sahur ini sudah ada sejak zaman dahulu. Bahkan sejak sebelum kemerdekaan RI dan baru tercatat di tahun 1966 yang kemudian terus dilaksanakan turun temurun sampai sekarang. Pada awal awal pelaksanaan arakan sahur hanya sebatas aktifitas membangunkan sahur oleh sekelompok pemuda dengan menggunakan peralatan seadanya seperti ember, panci, dan besi atau bamboo sebagai alat pukul dengan menyerukan lagu / yel yel khusus,

BACA JUGA  Usai Diperiksa Polda, Kabag Umum Setda Tanjabbar Mendadak Cuti

namun saat ini dengan berjalannya waktu Arakan sahur sudah dikemas dalam bentuk festival.

 

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melihat peluang dan potensi yang cukup bagus dan menjadikan Arakan Sahur sebagai Festival Arakan Sahur yang diselenggarakan setiap tahun di Bulan Ramadhan. Pelaksanaan Festival Arakan Sahur di laksanakan setiap malam minggu selama bulan Ramadhan. Pesertanya terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak. Hal lain yang menarik dari festival ini, setiap peserta selalu berusaha menampilkan yang terbaik atas permainan musik dan keindahan maket yang dibuatnya, ada yang membuat kapan-kapalan, Al Quran besar, miniatur masjid, dan lain-lain.

Tradisi arakan sahur itu menjadi sebuah tradisi yang cukup unik, karena mereka yang ikut dalam kegiatan tersebut harus berkeliling sepanjang jalan Tungkal, dengan rute yang telah ditentukan. Mereka juga harus memainkan alat musik yang mereka pertunjukan kepada masyarakat di sana sebagai bentuk cara mereka dalam membangunkan warga untuk melaksanakan sahur.

BACA JUGA  Ketua DPRD Tanjab Barat Dampingi Gubernur Jambi, Menparekraf RI Pembukaan Arakan Sahur Di Alun Alun Kualatungkal

 

Di Tahun 2024 ini, festival Arakan Sahur akan dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Sandiaga Uno pada tanggal 17 februari 2024. Dengan terpilihnya Festival Arakan Sahur kedalam 110 Event Terbaik Versi Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, diharapkan dapat menyumbangkan kontribusi di sektor pariwisata dan kebudayaan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi para pelaku Pariwisata dan dan budaya di Provinsi Jambi khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.(*)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Pengprov Budokai Provinsi Jambi Gelar UKT Gelombang Pertama

Berita

Kejari Tanjung Jabung Barat Gelar Kegiatan Donor Darah, Dalam Rangka HBA ke 63 Dan HUT IAD ke XXIII Tahun 2023

Berita

Sampaikan Hasil Reses, DPRD Tanjab Barat Gelar Rapat Paripurna Internal

Berita

Bupati Tanjabbar Panen Raya Cabai Merah di Desa Lubuk Terentang

Berita

Sekda Tinjau Kondisi Jembatan WFC Pasca Tertabrak Kapal

Berita

ASTA Tanjab Barat Juara Umum 3 di FORPROV 2024

Berita

Bupati Tanjab Barat Hadiri Tabligh Akbar Sambut Maulid Arbain

Berita

Taekwondo Tanjabbar Boyong 16 Medali di Kejurnas Wilayah 2 Sumatera