Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Disparpora Tanjab Barat Identifikasi, inventarisasi dan tetapkan 3 Destinasi Pariwisata Tahun 2023

Kuala Tungkal,Lj – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melaksanakan kegiatan Identifikasi, inventarisasi dan penetapan 3 destinasi pariwisata baru pada tahun 2023. Kepala dinas Pariwisata kepemudaan dan Olahraga kabupaten Tanjung Jabung Barat Hermansyah SStp MH mengatakan kegiatan Identifikasi dan inventarisasi destinasi pariwisata dilaksanakan pada tanggal 17 hingga 21 November Tahun 2022.

Adapun tiga destinasi pariwisata tersebut, 1 Embung Bina Lestari yang berada di desa muntialo Kecamatan Betara 2 wisata kuliner part 1 Kecamatan Tungkal Ilir 3 ekowisata mangrove pangkal bambu.

“Ketiga destinasi pariwisata tersebut dikelola oleh Pok Darwis dan disparpora Tanjab Barat, ” Ujarnya.

BACA JUGA  Kajari Tanjung Jabung Barat Pimpin Angkat Sumpah Jabatan Kasi Pidsus Baru, Ini Pesan Beliau

Kata dia, berbagai perkembangan membawa pengaruh besar pada perkembangan kepariwisataan khususnya kepariwisataan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Banyak potensi dan sekaligus masalah-masalah serta isu baru yang muncul Dan itu membutuhkan cara penanganan dengan pendekatan-pendekatan yang spesifik.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan kontribusi sektor pariwisata, menarik wisatawan berkunjung, pertumbuhan ekonomi masyarakat, pelaku industri pariwisata dan Retribusi Daerah.

” dengan adanya penetapan pariwisata tersebut dapat menjadi jawaban atas berbagai potensi dan permasalahan mengenai pembangunan kepariwisataan yang berkelanjutan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” tambahnya.

BACA JUGA  Di Undang Komisi II Terkait Temuan 1,8 M, Dirut RSUD Daud Arif Mangkir

Pihaknya pun menyadari bahwa lokasi destinasi seperti pariwisata ekowisata mangrove, Embung Bina Lestari Muntialo, dan kuliner Parit 1 pengelolaannya belum optimal dikarenakan minimnya kualitas sdm pokdarwis tentang standar kepariwisataan.

“untuk itu ke depan, kita butuh juga program untuk kegiatan yang dapat mengembangkan sumber daya tersebut melalui pelatihan dan sosialisasi ke pariwisataan,” Demikian katanya. (Sun/*/lj)

Share :

Baca Juga

Berita

Lagi, Kejari Jadwalkan Panggilan Kedua Sekda Tanjab Barat

Berita

Budokai Jambi Laksanakan Gasukku

Berita

Tender Perluasan Rumdis Wabup Batal, Kinerja ULP Dinilai Tak Profesional

Berita

Sinergisitas Media dan Polri, Ketua SMSI Provinsi Jambi Apresiasi DitLantas Polda Jambi

Berita

SKK Migas dan KKKS Kembali Akan Gelar Forum KapNas ketiga tahun 2023

Berita

Bupati dan Wabup Berikan Bantuan Kebakaran di Desa Sungai Keruh

Berita

Humas Polri dan SMSI Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pemilu Damai

Berita

Pesta Narkoba, Ketua Kelompok Tani Tungkal Ulu dan Sejumlah Anggotanya Dibekuk Polisi