Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 20 April 2022 - 01:56 WIB

Sekda Membuka Resmi Bimtek SPIP Terintegrasi

KUALATUNGKAL Lj – Mewakili Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi, M.Si hadiri sekaligus membuka secara resmi BIMTEK Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi pada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selasa(19/04). Acara yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati tersebut turut dihadiri oleh Korwas Bidang APB beserta Tim BPKP Perwakilan Provinsi Jambi, Inspektur dan Tim satuan tugas SPIP Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Peserta BIMTEK serta tamu undangan lainnya. Membacakan sambutan Bupati, Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi, M.SI menyampaikan bahwa pada saat ini transparansi informasi menjadi sebuah kebutuhan dan tuntutan masyarakat, untuk itu pemerintah wajib memberikan pelayanan terbaiknya kepada publik tanpa adanya diskriminasi.“Maka dari itu kita semua dituntut untuk memiliki manajemen yang strategis, efektif, efisien, ekonomis dan berorientasi pada hasil yang memiliki outcome maupun output yang terukur untuk menjawab tantangan ini,” ujar Sekda.“Dalam mengawal dan menjamin semua terlaksana sesuai dengan harapan seperti tertuang di dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, dibutuhkan suatu sistem pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi pada setiap perangkat daerah sehingga mampu mengawal menjaga dan menjamin semua terlaksana sesuai harapan,” sambungnya. Ditambahkan Sekda, sistem pengendalian intern diciptakan untuk mendukung upaya agar penyelenggaraan kegiatan pada instansi pemerintahan dapat mencapai tujuannya dengan efisien, dimana pengelolaan keuangan negara dapat dilaporkan secara andal, aset negara dapat dikelola dengan aman, dan tentunya mendorong ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Menurutnya, SPIP sangatlah penting dan merupakan tanggung jawab yang melekat pada Kepala Perangkat Daerah dan seterusnya secara berjenjang, yang mana saat ini pelaksanaan SPIP di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menurutnya belum berjalan optimal, sehingga perlu dilakukan Bimtek.“Untuk itu tentu saja perlu pembinaan dan penguatan terhadap sumber daya manusia dan komitmen dari seluruh perangkat daerah, sehingga perangkat daerah mampu menerapkan SPIP terintegrasi secara optimal dan dapat memenuhi seluruh parameter dari unsur-unsur SPIP.,” tambahnya.“Mari kita bergandeng tangan, berbenah diri, bertekad, berupaya dan berharap agar kita mampu memenuhi salah satu target indikator RPJMD tahun 2022 di mana target indikator maturitas SPIP sudah diterbitkan pada level 3.” tutupnya.(IS/Adv)

BACA JUGA  Sah, Tanjabbar Tuan Rumah Porprov Jambi Tahun 2026

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tanjabbar Serahkan Bonus Atlet Berprestasi Porprov 2023

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gelar Tabligh Akbar, Dzikir, dan Buka Puasa Bersama Peringati Nisfu Sya’ban

Berita

Ratusan Masyarakat Jalan Sumatera, Kompak Siap Menangkan Anwar Sadat – Katamso

Berita

Kadis PU Tanjabbar Sebut Besi Eks Jembatan Aset Negara

Berita

Pemkab Tanjab Barat Gelar Upacara Hari Santri Nasional Tahun 2023

Berita

Nobar Timnas, Warga Tumpah Ruah di Halaman Rumdis Bupati Tanjabbar

Berita

Bupati Tanjung Jabung Barat Audiensi dengan Dirjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan KLHK

Berita

Audiensi ke BAKTI Kominfo, Pjs. Bupati Usulkan Penguatan Infrastruktur Internet