Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Rabu, 20 April 2022 - 02:01 WIB

Sekda Resmi Buka Bimtek SPIP Terintegrasi

KUALATUNGKAL Lj – Mewakili Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir. H. Agus Sanusi, M.Si hadiri sekaligus membuka secara resmi BIMTEK Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi pada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Selasa(19/04). Acara yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Kantor Bupati tersebut turut dihadiri oleh Korwas Bidang APB beserta Tim BPKP Perwakilan Provinsi Jambi, Inspektur dan Tim satuan tugas SPIP Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Peserta BIMTEK serta tamu undangan lainnya. Membacakan sambutan Bupati, Sekretaris Daerah Ir. H. Agus Sanusi, M.SI menyampaikan bahwa pada saat ini transparansi informasi menjadi sebuah kebutuhan dan tuntutan masyarakat, untuk itu pemerintah wajib memberikan pelayanan terbaiknya kepada publik tanpa adanya diskriminasi.“Maka dari itu kita semua dituntut untuk memiliki manajemen yang strategis, efektif, efisien, ekonomis dan berorientasi pada hasil yang memiliki outcome maupun output yang terukur untuk menjawab tantangan ini,” ujar Sekda.“Dalam mengawal dan menjamin semua terlaksana sesuai dengan harapan seperti tertuang di dalam visi misi Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, dibutuhkan suatu sistem pengawasan dan pengendalian yang terintegrasi pada setiap perangkat daerah sehingga mampu mengawal menjaga dan menjamin semua terlaksana sesuai harapan,” sambungnya. Ditambahkan Sekda, sistem pengendalian intern diciptakan untuk mendukung upaya agar penyelenggaraan kegiatan pada instansi pemerintahan dapat mencapai tujuannya dengan efisien, dimana pengelolaan keuangan negara dapat dilaporkan secara andal, aset negara dapat dikelola dengan aman, dan tentunya mendorong ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. Menurutnya, SPIP sangatlah penting dan merupakan tanggung jawab yang melekat pada Kepala Perangkat Daerah dan seterusnya secara berjenjang, yang mana saat ini pelaksanaan SPIP di Kabupaten Tanjung Jabung Barat menurutnya belum berjalan optimal, sehingga perlu dilakukan Bimtek.“Untuk itu tentu saja perlu pembinaan dan penguatan terhadap sumber daya manusia dan komitmen dari seluruh perangkat daerah, sehingga perangkat daerah mampu menerapkan SPIP terintegrasi secara optimal dan dapat memenuhi seluruh parameter dari unsur-unsur SPIP.,” tambahnya.“Mari kita bergandeng tangan, berbenah diri, bertekad, berupaya dan berharap agar kita mampu memenuhi salah satu target indikator RPJMD tahun 2022 di mana target indikator maturitas SPIP sudah diterbitkan pada level 3.” tutupnya.

BACA JUGA  Serunya Belajar Hidroponik di Gerai Energi Pertamina EP Jambi Field

Share :

Baca Juga

Berita

DPO Pasutri Terduga Pengedar Narkoba Kualatungkal Berhasil Dibekuk Satresnarkoba Polres Tanjab Barat

Berita

Pemkab Tanjab Barat Lakukan Penandatanganan MoU dengan Kanwil Kemenkumham Jambi

Berita

Tak Ingin Sembarangan Pilih Pemimpin, Warga Bram Itam Sepakat Dukung UAS – Katamso

Berita

Kapolda Jambi Turun Langsung dan Ikut Padamkan Karhutla di Sungai Gelam

Berita

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, SKK Migas Ajak Stakeholder Bangun Kolaborasi Strategis

Berita

Anwar Sadat : Tanjabbar Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Jambi 2025

Berita

Anwar Sadat Resmi Kantongi Rekomendasi PAN untuk Pilkada Tanjabbar

Berita

Ketua DPRD Hadiri Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi RI