Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi / Energi / Finansial / Industri / Infrastruktur / Nasional / Pemerintahan / Tanjab Barat

Kamis, 21 September 2023 - 10:27 WIB

Himpunan Keluarga Melayu Tanjab Barat Suarakan Keprihatinan Warga Melayu Rempang-Galang

KUALATUNGKAL,Lj- Terkait Persoalan Rempang – Galang Himpunan Keluarga Melayu (HKM) Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat memberikan lima sikap ini.

Ketua Himpunan Melayu Tanjab Barat Azwar mengatakan secara historis masyarakat Melayu merupakan masyarakat yang selalu menjalin kebersamaan dengan suku yang lain. Ia menyebutkan baik dalam kehidupan beragama, berbudaya maupun dalam kehidupan sosial masyarakat lainnya.

“Namun sejak adanya penolakan oleh masyarakat melayu Kampung Tua Rempang – Galang terkait permasalahan relokasi karena akan dibangun proyek strategis nasional berupa kawasan Eco Park dan wisata serta pabrik kaca, yang pada akhirnya menimbulkan aksi penolakan dan solidaritas di sana-sini yang apabila tidak ditangani dengan arif dan bijaksana dikhawatirkan akan menimbulkan keriuhan yang berkepanjangan,” katanya, Kamis (21/9/2023) di Balai Adat Tanjab Barat.

BACA JUGA  Tajak Sumur Eksplorasi, Pertamina EP Jambi Gelar Sosialisasi dan Syukuran

Atas hal itu, Himpunan Keluarga Melayu Tanjab Barat memberikan lima sikap:

1. Menolak relokasi atau penggusuran masyarakat melayu di 16 titik kampung tua yang mana mereka telah lama mendiami dan bertempat tinggal di Pulau Rempang – Galang secara turun temurun

2. Meminta kepada DPR RI untuk melaksanakan fungsi pengawasan agar investasi benar-benar dapat mensejahterakan rakyat dan tidak menghilangkan nilai-nilai kearifan lokal.

BACA JUGA  SKK Migas-KKKS Seleraya Merangin Dua Salurkan Bantuan Penanganan Stunting dan Pembangunan Pagar Sekolah SDN 110 Desa Lubuk Napal

3. Meminta kepada Presiden RI untuk menghentikan Relokasi dan mengembalikan hak-hak masyarakat Kampung Tua Rempang Galang karena nenek moyang mereka jauh sebelum Indonesia merdeka telah mendiami pulau tersebut.

4. Meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan refresif kepada masyarakat Kampung Tua Rempang – Galang dan membebaskan masyarakat

5. Rempang – Galang yang di tangkap dan dikembalikan kepada pihak keluarga. Meminta kepada DPRD Kab. Tanjung Jabung Barat untuk dapat meneruskan pernyataan sikap ini kepada Pihak – Pihak terkait.(*/Vin)

Share :

Baca Juga

Berita

Tak Punya Biaya, Bayi Kembar Siam belum Dirujuk ke Jakarta

Berita

PetroChina Lakukan Optimalisasi demi Pencapaian Target Produksi Jabung 2022

Berita

Pengadaan Barang/Jasa Hulu Migas Terapkan ISO 37001:2016 dan ISO 27001

Berita

Kunjungi Kantor SMSI Provinsi Jambi, Petrochina Ajak Diskusi Soal Media Hingga Target Produksi Minyak

Berita

Kawal 100 Ribu Lebih Suara Partai, Koalisi Partai UAS-Katamso Akan Bentuk Kepengurusan Hingga Tingkat Desa

Berita

Bupati Tanjab Barat Serahkan Simbolis Buku Tabungan BSI Junior

Berita

Kakanwil Kemenkumham Jambi Tinjau Lapas Kuala Tungkal

Berita

Teguhkan Tata Kelola Hutan Tanaman, PT Lontar Papyrus Raih Penghargaan Prima Wana Karya 2025