Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:58 WIB

Dermaga Sungai Landak Ambruk, Dibangun Tahun 2024 Dinas PUPR, Ada Juga Korban

p-Ketua LP2ADP Berharap Penegak Hukum Segera Periksa Pihak Terkait.
KUALATUNGKAL Lj – Meskipun belum sempat dimanfaatkan, Dermaga Desa Sungai Landak, Kabupaten Tanjung Jabung Barat ‘Ambruk’. Dermaga yang dibangun tahun 2024 oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Anggaran tersebut cukup pantastis sebesar Rp 5.069.800.000,00.
Tahun 2025 Dermaga Sungai Landak kembali mendapatkan lanjutan bangunan dari Dana Review Desain sebesar Rp 82.800.000,00. Kini dermaga tersebut tentu menjadi misteri yaitu korban dari runtuhan material bangunan belum juga ditemukan. Wajar saja jika masyarakat menjadi tanda tanya besar, ada apa dibalik bangunan tersebut?….Ketua LSM Lembaga Pemantau Penyelenggara Aparatur Daerah Pemerintah (LPA2DP) Mukhtar,AB terkait kejadian ini turut angkat bicara. Dikatakan Muktar, akibat ambruk nya Dermaga ini berdampak kepada korban yang hingga kini belum ditemukan. Dikabarkan warga yang menjadi korban amruk nya dermaga tersebut merupakan pekerja dari jembatan tersebut.”Dermaga Sungai landak itu dibangun tahun 2024 lalu. Kok bisa ambruk ada apa ini dan ada korban pula. Tentu ini bisa saja diduga Kuntruksi Dermaga Sungai landak itu Gagal,” ungkapnya. Kamis (21/05/26). Dikatakan dia, tahun ini memang dilihatnya Dermaga tersebut kembali dilanjutkan pekerjaan, katanya melalui Dana Review Desain APBD tahun 2025.”Dana Review Desain Dermaga Desa Sungai Landak itu juga diduga sengaja dianggarkan. Padahal seharusnya Dana Review Desain itu biasanya dianggar sebelum dilaksana kan pekerjaan, karena dana itu untuk meninjau harga satuan dalam pekerjaan tersebut, bukan sesudah pekerjaan dilaksana kan,” tegasnya. Terkait terjadinya peristiwa ini. Mukhtar juga ikut turut berduka cita kepada keluarga korban yang telah ditinggalkan, mudah mudahan korban segera ditemukan.”Kita berharap penegak hukum harus bertindak tegas terhadap kejadian ini, bila perlu Konsultan Perencana, Konsultan Pengawas, dan pihak terkait Dinas PUPR Tanjab Barat, untuk diminta keterangan dan pemeriksaan,” tukasnya.(Is)
BACA JUGA  Persiapan Jelang MTQ Tingkat Provinsi, Pemkab Gelar Pembinaan Kafilah Tahap Pertama

Share :

Baca Juga

Berita

Ikmal Mardiansyah Terpilih Jadi Ketua Podsi Tanjabbar Periode 2023-2027

Berita

Safari Ramadan ke Bungo: Al Haris Serahkan Bantuan 270 Juta Rupiah untuk Masjid dan Musholla

Berita

Bupati Tanjab Barat Buka Seminar Nasional Pelestarian Mangrove Dukung FOLU Net Sink 2030

Berita

Dishub Tanjabbar Luncurkan Pelayanan Digital, Akses Penuh Informasi Transportasi

Berita

Cegah Black Campaign di Medsos, SMSI Muaro Jambi Berikan Paparan bagi Penyelenggara Pilkada

Berita

Korban Pipa Gas Meledak di Pematang Buluh Berangsur Membaik

Berita

Bupati Tanjab Barat Resmikan Klinik Bhakti Prima

Berita

Rapat Konsolidasi, Partai Demokrat Tanjabbar Solid Menangkan UAS-Katamso