Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:04 WIB

Kadis Perikanan Bantah Pasokan Solar Putus diTanjab Barat, Nelayan Tak Melaut

Oplus_131072

Oplus_131072

KUALATUNGKAL Lj – Nelayan perahu kecil atau disebut dengan nelayan tradisional kini bakal terancam tak melaut untuk mencari ikan atau udang. Hal ini disebabkan sulit nya mendapatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) solar, untuk menghidupkan mesin pompong yang mereka gunakan untuk mencari nafkah. Farhan nelayan kecil mengatakan sulit nya mendapatkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) solar ini sejak dari kemarin. Sehingga membuat dia bersama orang tua nya tidak dapat mencari rezeki melaut, lantaran mesin pompong yang digunakan tidak bisa berjalan.”Sudah semingguan ini lah bang minyak solar itu sulit kita dapatkan untuk orang tua saye melaut,” ungkap Farhan, Via Seluler nya, (2/6/26). Menurut dia, hampir semua pangkalan penjual minyak solar yang berada disekitar rumah nya tidak ada yang berjualan lagi, habis atau kosong.”Iya bang dua hari ini becari tidak dapat sampai ke sungai saren pun tidak ada orang jual solar,” paparnya. Terpisah, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hapriansyah,S.ST.PI justru membantah bahwa pasokan bahan bakar minyak solar untuk nelayan daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat tersebut putus atau kosong. Karena sampai sekarang pihaknya belum menerima laporan ataupun keluhan dari nelayan terkait BBM Solar tersebut ini sulit mereka nelayan itu dapatkan.”Kalau sampai sekarang pasokan BBM Solar kita aman, dan tidak ada kita dengar dari nelayan sulit didapatkan atau kosong,” kata Kadis, dihubungi via selulernya, (2/6/26). Dijelaskan Hapriansyah, hingga kini nelayan Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih tetap melaut, dan kebutuhan makanan seafood dipasaran Kota Kuala Tungkal masih aman dan terpenuhi. Bahkan pedagang di Kuala Tungkal masih banyak yang berjualan di pasar tradisional tersebut.”Kalau ikan, udang kita aman, karena banyak pedagang jualan dipasaran. Artinya nelayan kan masih melaut,” tuturnya. Sementara itu, lanjut dijelaskan dia hampir semua nelayan setiap kali ingin membeli bahan bakar minyak solar di SPBU tersebut memang harus menggunkan kartu.”Jadi nelayan itu membeli BBM Solar per kapal. Begitu juga nelayan kecil menyesuaikan kebutuhan GT. Karena sudah tertulis didalam kartu itu,” timpalnya.(Is)

BACA JUGA  Dukungan Terus Mengalir, UAS- Katamso Resmikan Posko TIMPAS

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati UAS Bula Pelatihan Pelaku UMKM di Tanjab Barat

Berita

Serahkan Bantuan Bedah Rumah-Modal UMKM Program Dumisake, Gubernur Al Haris: Bentuk Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

Berita

Bupati Tanjab Barat Resmi Buka Kejurprov PBSI Jambi, 520 Atlet Berlaga di Kualatungkal

Berita

Bupati Tanjab Barat Hadiri Sosialisasi Sensus 2023, Ini Harapan Beliau Kedepan

Berita

30 Tahun Jadi Wartawan Antarkan Ketua SMSI Jambi Terima Penghargaan ‘Press Card Number One’

Advetorial/Society

Apresiasi AKBP Padli, SMSI Tanjab Barat Berikan Cenderamata 

Berita

Tiga Tahun Memimpin Jambi: Haris-Sani Telah Bantu 15.368 Siswa Tidak Mampu

Berita

Resmikan Posko Ilir – Betara, UAS Jelaskan Visi-Misi “Berkah Madani”