Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Pemerintahan / Tanjab Barat

Senin, 11 Desember 2023 - 08:01 WIB

Renovasi Pujasera Kualatungkal, Pedagang Merasa Dibohongi Kontraktor dan Dinas PUPR

KUALATUNGKAL,Lj- Mega Proyek peningkatan PUJASERA Kualatungkal yang diberi nama Serambi Tungkal, kembali jadi sorotan publik. Pasalnya, pekerjaannya banyak yang janggal dan mengurangi beberapa item pekerjaan yang sudah dijanjikan saat mediasi bersama pedagang.

Bahkan beberapa fasilitas yang dijanjikan tidak dikerjakan sama sekali bahkan ada sebagian material masih menggunakan bahan lama yang dikerjakan oleh CV DHAFI PUTRA dengan nilai kontrak Rp 2.762.657.000.00 dengan sumber dana APBD Tanjab Barat Tahun 2023.

Seperti halnya pekerjaan Musholla, Wc umum dan meja kursi untuk pedagang dan ruang tunggu/piket Satpol PP untuk menjaga keamanan dan laporan bagi pedagang yang tidak bisa mengindahkan tata terbit yang telah ditetapkan selama berjualan di Pujasera tidak dibuatkan.

Ditambah lagi dengan pemasangan atap seng yang tidak sesuai dengan apa yg direncanakan tidak sesuai dengan apa yang dibunyikan dalam notulen sewaktu rapat pertemuan yang dilaksanakan diruang aula kantor PUPR Tanjabbar yang dihadiri Kadis PUPR Apri Dasman dan Kadis Koperindag saat itu Syafriwan beserta staf PUPR dan Konsultan serta unsur dari pihak kelurahan dan pedagang.

BACA JUGA  Komisi 1 DPRD Tanjabbar Desak Kemendikbud Segera Buka Penerimaan P3K

Diduga kuat antara konsultan dan kontraktor sudah main mata sehingga apapun di kerjakan terkesan baik-baik saja.

Salah satu pedagang yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan bahwa walaupun sudah di rehab tapi tetap saja banyak yg mengalami kebocoran, air bersih tidak mengalir.

“Kesan nya renovasi ini tidak berguna karena beberapa fasilitas yang dijanjikan saat rapat yang di butuhkan pedagang tidak di realiasi kan oleh pihak ketiga, terutama perbaikan WC umum itu sudah tidak layak pakai untuk umum, Musholla pun susah di gunakan, kursi yang di lihat kan oleh gambar bangunan ada tapi pas selesai pengerjaan di bilang tidak ada dan banyak item-item yang perlu di ganti tidak di ganti hanya di perbaiki dengan seadanya,” Ungkapnya.

BACA JUGA  Proyek Perdana Dekomisioning Hulu Migas Berhasil Direalisasikan

“Kesannya sekarang kan kami para pedagang dibohongi oleh rekanan dan dinas terkait, karena apa fasilitas yang dijanjikan sebelum pekerjaan tidak ada yang terealisasi,” ungkapnya.

Selain itu, dari pantauan di lapangan beberapa material seperti seng sebagian masih menggunakan seng lama yang dipasang kembali. Selain itu material besi lantai anak tangga yang digunakan juga sangat tipis dan diprediksi tidak akan bertahan lama.(*/vin)

Share :

Baca Juga

Berita

Jabatan Kepsek SMPN 10 Nipah Panjang Kosong

Berita

Tanjab Barat Berbatik 2025: Wujud Komitmen Pelestarian Budaya dan Inovasi Pengrajin Lokal

Berita

Kejar Target Produksi Migas Nasional, Pertamina EP Lakukan Pengeboran Sumur Migas di Desa Kota Karang Muaro Jambi

Berita

Bupati Tanjabbar Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Tanjabbar 2023

Berita

One Two Trees, Komitmen SKK Migas Jaga Keberlanjutan Lingkungan

Berita

Gubernur Al Haris Beserta Isteri Mencoblos di TPS 14 Kenali Besar

Advetorial/Society

Bupati UAS Dampingi Gubernur Jambi Lepas Peserta Festival Arakan Sahur 2023 di Tanjab Barat

Berita

Betara Membahana, Nomor Satu Itu yang Jadi