Sambut Hari Bahkti Adhyaksa ke 62 dan HUT IAD ke 22, Kejari Tanjung Jabung Barat Santuni Anak Panti Asuhan dan Purnaja di Tanjab Barat Diduga Proses Tender Cacat Hukum, Rekanan Bakal Pidanakan Pokja Banyak Salah Lokasi, Proyek di Dinas PU PR Tanjabbar Dibatalkan Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Korban Banjir di Kecamatan Betara

Home / Berita / Bisnis / Ekonomi / Energi / Infrastruktur / Nasional / Pemerintahan / Uncategorized

Minggu, 26 November 2023 - 12:15 WIB

Kejari Tanjabtim Pantau Kegiatan Fiktif di Muara Sabak Timur

MUARASABAK,Lj-Kejaksaan Negeri Tanjungjabung Timur (Tanjabtim) akan memantau kasus dugaan kegiatan fiktif di Kecamatan Muara Sabak Timur.

Kasus penyelewengan dana Tahun Anggaran 2023 itu kini masih dalam proses pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi.

Tidak tanggung-tanggung, dana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan tersebut mencapai ratusan juta rupiah.

“Kami masih menunggu proses pemeriksaan oleh BPK selama 60 hari kerja,” kata Kasi Intel Kejari Tanjabtim, Bambang kepada wartawan.

Bambang mengungkapkan, saat ini pihaknya masih menunggu dan mengikuti proses di BPK. Jika selama 60 hari tidak ada tindak lanjut, mereka akan ambil alih.

BACA JUGA  Bupati Anwar Sadat Sambut Silaturahmi Pengurus JATMAN NU Provinsi Jambi

“Kami masih menunggu. Ini masih kewenangan BPK. Tidak etis kami ikut campur. Biasanya prosesnya 1 bulan, tapi tergantung surat tugasnya juga,” ujar Bambang.

Bambang menjelaskan, biasanya semua OPD akan diperiksa. Tergantung inspektorat mengarahkan ke mana.

Menurut Bambang, sebaiknya semua camat diperiksa, karena sudah ada contoh. Bisa saja di kecamatan lain ada kejadian yang sama.

“Bisa jadi juga ada di kecamatan lain. Kami lihat nanti, hasil audit itu bisa langsung penyidikan,” bebernya.

BACA JUGA  Terpilih Aklamasi, Hermansyah Bakal Evaluasi Program PBSI Tanjabbar

Seperti diberitakan, Camat Muara Sabak Timur, Darohim, mengakui adanya kegiatan fiktif di lingkungan tempat kerjanya.

Dalam peristiwa itu bendahara Kecamatan Muara Sabak Timur menggunakan uang negara untuk kepentingan pribadi. Jumlahnya sekitar 400 juta rupiah.

Dana itu dicairkan bendahara menggunakan cek yang diteken Darohim. Saat itu cek dalam keadaan kosong, tanpa ada nilai nominalnya.

Darohim tidak menampik kelalaiannya menandatangani cek tersebut, hingga akhirnya dana bisa dicairkan bendahara.(Sabri/*)

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Prihatin, Jalan Lintas Roro Kuala Tungkal Ditumbuhi Rumput Liar

Berita

Senyerang Bergelora, Siap Menangkan Nomor Satu UAS – Katamso

Berita

Anwar Sadat Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Parit 1 Kualatungkal

Berita

Bupati Anwar Sadat Instruksikan Camat dan Kades Pendataan RTLH Akurat

Berita

Bupati Hadiri Kunker PD PABPDSI Kabupaten Tanjab Barat

Berita

PENGHENTIAN KEGIATAN PENYIAPAN LOKASI SUMUR WB#18 SKK MIGAS – KKKS SELERAYA MERANGIN DUA

Advetorial/Society

Wabup Katamso Resmi Buka Jambi School Football League 2025: Wujud Pembinaan Generasi Muda Berprestasi dan Berkarakter

Berita

Jadi Tersangka, Mantan Pejabat PU Tanjabbar Langsung Ditahan